alexametrics

Bea Cukai Dorong Ekspor Lewat Fasilitas KITE

loading...
Bea Cukai Dorong Ekspor Lewat Fasilitas KITE
Bea Cukai membuat berbagai fasilitas fiskal untuk memudahkan pelaku industri dalam negeri dalam menggiatkan ekspor. Salah satunya melalui fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE).
A+ A-
JAKARTA - Bea Cukai membuat berbagai fasilitas fiskal untuk memudahkan pelaku industri dalam negeri dalam menggiatkan ekspor. Salah satunya melalui fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE).

Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Kamis (20/2/2020) kembali menambah daftar izin fasilitas KITE kepada PT Bekaert Wire Indonesia, yang merupakan perusahaan bidang industri bahan dari kawat.

Selain itu, sebagai wujud pelaksanaan fungsi trade facilitator dan industrial assistance, Bea Cukai Wilayah Jatim II, Senin (24/2/2020) juga memberikan dua izin fasilitas KITE, salah satunya kepada PT Honsoar Mapan Cabinetry yang bergerak di bidang furniture dan telah mengekspor produknya ke Amerika dan Eropa.



Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat menjelaskan bahwa fasilitas KITE merupakan salah satu kebijakan Bea Cukai untuk menunjang peningkatan ekspor nasional.

“Dengan adanya fasilitas KITE ini, perusahaan akan mendapatkan kemudahan berupa pengembalian Bea Masuk yang dapat menekan cashflow perusahaan sehingga mendorong peningkatan daya saing perusahaan, investasi, dan ekspor nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Bea Cukai juga terus berupaya menggali potensi ekspor di daerah dengan memberikan asistensi kepada para pelaku usaha. Bea Cukai Pantoloan, Senin (24/2/2020) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyelenggarakan forum koordinasi ekspor dan impor untuk wilayah Sulawesi Tengah.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Bea Cukai Pantoloan siap mendukung melalui berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha antara lain fasilitas kawasan berikat dan KITE. Pemberian izin didapatkan secara mudah, cepat dan tanpa biaya kepada perusahaan yang berorientasi ekspor.

Para pelaku usaha dalam forum tersebut berharap kedepannya kegiatan perdagangan internasional di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Kota Palu dan sekitarnya bisa meningkat dengan adanya kegiatan ekspor dan impor langsung dari Pelabuhan Pantoloan Palu, melalui pemanfaatan fasilitas Bea Cukai.

Bea Cukai berharap pemberian fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh perusahaan untuk mendorong perekonomian negara melalui kegiatan ekspornya. “Pemberian fasilitas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi perekonomian, seperti penyerapan tenaga kerja dan peningkatan daya saing produk,” pungkas Syarif.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak