Gandeng Australia, Luhut Ingin Garap Industri Hijau
Jum'at, 04 September 2020 - 10:57 WIB
loading...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia kian serius dalam menggarap industri hijau. Salah satunya, menggandeng Australia dalam mengurangi pencemaran plastik di Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan kerja sama ini semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan Australia. Sebagai informasi, Indonesia melakukan penandatanganan Akta Kesepakatan Industri Hijau dan Letter of Intent (LoI) untuk Mengurangi Pencemaran Plastik Secara Dramatis di Perairan Indonesia yang disaksikan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Alaistar Cox.
"Penandatanganan kedua perjanjian ini secara kuat mengungkapkan hubungan dekat dan strategis antara Indonesia dan Australia dan menunjukkan kedekatan masyarakat kedua negara kita. Saya yakin upaya kita hari ini akan memperkuat fondasi kemitraan untuk membangun masa depan yang lebih cerah bersama," kata Luhut di Jakarta, Jumat (4/9/2020).
Baca Juga: Jokowi Wanti-wanti ke Luhut: Investasi Jangan Minus di Atas 5%
Menurutnya, sebagai dua negara dengan potensi mineral dan energi terbarukan yang cukup besar, Indonesia dan Australia dapat berkolaborasi dan menjadi pemain kunci energi terbarukan dan industri hijau di kancah global.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan kerja sama ini semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan Australia. Sebagai informasi, Indonesia melakukan penandatanganan Akta Kesepakatan Industri Hijau dan Letter of Intent (LoI) untuk Mengurangi Pencemaran Plastik Secara Dramatis di Perairan Indonesia yang disaksikan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Alaistar Cox.
"Penandatanganan kedua perjanjian ini secara kuat mengungkapkan hubungan dekat dan strategis antara Indonesia dan Australia dan menunjukkan kedekatan masyarakat kedua negara kita. Saya yakin upaya kita hari ini akan memperkuat fondasi kemitraan untuk membangun masa depan yang lebih cerah bersama," kata Luhut di Jakarta, Jumat (4/9/2020).
Baca Juga: Jokowi Wanti-wanti ke Luhut: Investasi Jangan Minus di Atas 5%
Menurutnya, sebagai dua negara dengan potensi mineral dan energi terbarukan yang cukup besar, Indonesia dan Australia dapat berkolaborasi dan menjadi pemain kunci energi terbarukan dan industri hijau di kancah global.
Lihat Juga :