Abaikan Soal Sanksi Rusia, AS Desak G7 Lebih Galak ke China

Senin, 10 Maret 2025 - 10:27 WIB
loading...
Abaikan Soal Sanksi...
Demonstran mengenakan topeng kardus yang menggambarkan Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah demonstrasi di Praha, Republik Ceko, pada tanggal 7 Maret. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) memilih untuk tidak mengkritik rencana Kanada mengenai armada tanker minyak Rusia dalam diskusi G7. Beberapa sumber yang mengetahui situasi ini menyampaikan kepada Bloomberg bahwa Washington justru memilih untuk menekan China lebih keras.

Kanada tahun ini memegang peran sebagai ketua G7 akan menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri di Charlevoix, Quebec. Dalam upaya menyusun pernyataan bersama terkait isu-isu maritim, AS mendorong pernyataan yang lebih tegas terhadap China, sambil meredakan kata-kata yang berhubungan dengan Rusia, kata beberapa orang yang meminta untuk tidak disebutkan identitasnya karena membahas isu sensitif yang belum dipublikasikan.

Baca Juga: Trump Ancam Rusia: Hentikan Perang atau Digempur Tarif Berskala Besar

Kanada mengajukan rencana untuk membentuk tim khusus yang bertujuan mengatasi aktivitas armada kapal tanker minyak Rusia. Rusia sendiri dituduh secara diam-diam mengoperasikan armada tersebut untuk menghindari sanksi-sanksi dari negara-negara Barat akibat invasi mereka ke Ukraina.

Menurut informasi yang diperoleh, AS menolak usulan tersebut dan lebih menekankan pada sikap tegas terhadap China. Washington memandang penting untuk menanggapi tindakan Beijing di Laut China Selatan, seperti yang dilaporkan oleh South China Morning Post (SCMP) pada Minggu (9/3).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Rekomendasi
Apa Itu Playing Victim?...
Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental
Bukan Cuma Kinerja Keuangan,...
Bukan Cuma Kinerja Keuangan, Ini Alasan MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026
Rahasia Mpok Atiek Tetap...
Rahasia Mpok Atiek Tetap Fit di Usia 70 Tahun, Rutin Olahraga hingga Positif Thinking
Berita Terkini
Perluas Akses Investasi...
Perluas Akses Investasi bagi Masyarakat, MNC Sekuritas Resmikan Kantor Cabang Bekasi Galaxy
Bakti BCA Kembali Buka...
Bakti BCA Kembali Buka Teacher Tech Championship 2026
MNC Sekuritas Berikan...
MNC Sekuritas Berikan Welcome Reward Berupa Special Fee untuk Investor Baru
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 1,06% ke Level 5.806
PB PMII Dorong Audit...
PB PMII Dorong Audit Rantai Pasok Batu Bara Usai Pemadaman Listrik
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved