Begini Cara SPBU Jaga Kualitas BBM, Dari Density hingga Pengambilan Sampel
Selasa, 18 Maret 2025 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Sultan, pelanggan setia Pertamina lainnya, mengungkapkan alasannya memilih Pertamax. “Motor saya minimalnya memang pakai Pertamax. Kalau turbo, harganya lebih mahal, jadi saya pilih Pertamax aja. Saya juga suka karena SPBU dekat rumah, lengkap fasilitasnya, toiletnya bersih, ada Bright Store juga. Jadi pengalaman saya di SPBU ini ya bagus ya,” ujarnya.
Sultan mengaku selalu memilih Pertamax karena keandalannya. “Pertamax ini buat motor saya berfungsi optimal, bahkan untuk perjalanan jauh,” tambahnya.
Sementara itu, Andilo, seorang ASN, yang menggunakan moda kendaraan roda empat atau mobil menyoroti pentingnya transparansi dalam layanan Pertamina. “Saya memilih Pertamax karena memberikan performa yang lebih halus untuk mobil saya. Ini juga bentuk dukungan saya terhadap produk dalam negeri. Saya juga yakin sama produk Pertamina,” tandasnya. Baca juga: Jaksa Agung Tegaskan Kualitas Pertamax yang Beredar Bagus, Bukan Oplosan
Menurutnya, transparansi harus dikedepankan pihak Pertamina Patra Niaga. Mengenai isu yang menerpa Pertamina akhir-akhir ini, menurutnya harus dijawab dengan baik dan kedepannya Pertamina harus terus memperbaiki diri.
Proses produksi Pertamax juga perlu lebih dijelaskan ke masyarakat, juga quality control-nya. Hal ini agar masyarakat lebih yakin kalau ini benar-benar RON 92. ”Saya harap Pertamina terus menjaga transparansi mengenai kualitas BBM-nya, karena ini membantu membangun kembali kepercayaan di kalangan pengguna,” tuturnya.
Sultan mengaku selalu memilih Pertamax karena keandalannya. “Pertamax ini buat motor saya berfungsi optimal, bahkan untuk perjalanan jauh,” tambahnya.
Sementara itu, Andilo, seorang ASN, yang menggunakan moda kendaraan roda empat atau mobil menyoroti pentingnya transparansi dalam layanan Pertamina. “Saya memilih Pertamax karena memberikan performa yang lebih halus untuk mobil saya. Ini juga bentuk dukungan saya terhadap produk dalam negeri. Saya juga yakin sama produk Pertamina,” tandasnya. Baca juga: Jaksa Agung Tegaskan Kualitas Pertamax yang Beredar Bagus, Bukan Oplosan
Menurutnya, transparansi harus dikedepankan pihak Pertamina Patra Niaga. Mengenai isu yang menerpa Pertamina akhir-akhir ini, menurutnya harus dijawab dengan baik dan kedepannya Pertamina harus terus memperbaiki diri.
Proses produksi Pertamax juga perlu lebih dijelaskan ke masyarakat, juga quality control-nya. Hal ini agar masyarakat lebih yakin kalau ini benar-benar RON 92. ”Saya harap Pertamina terus menjaga transparansi mengenai kualitas BBM-nya, karena ini membantu membangun kembali kepercayaan di kalangan pengguna,” tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :