Sampoerna Dorong Pertumbuhan UMKM Capai Target Ekonomi 8%
Rabu, 19 Maret 2025 - 22:26 WIB
loading...
The Big Idea Forum bertema Pahlawan Ekonomi Bangsa: Kekuatan UMKM untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - HM Sampoerna, bagian dari Philip Morris International (PMI), berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan UMKM untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%. PMI telah berinvestasi lebih dari USD6,4 miliar di Indonesia, yang mencakup kemitraan dengan 22.000 petani tembakau dan cengkih, menyerap lebih dari 90.000 tenaga kerja, melibatkan 1,5 juta peritel, dan membina lebih dari 347.000 UMKM di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Sampoerna Buka Fasilitas Produksi SKT di Tegal dan Blitar, Serap 3.500 Pekerja
CEO PMI, Jacek Olczak mengatakan bahwa Sampoerna telah menjadi bagian penting dari PMI dengan fokus pada investasi jangka panjang dan inovasi yang selaras dengan tujuan Pemerintah Indonesia khususnya dalam mendukung industri lokal dan hilirisasi.
"PMI juga mengoperasikan fasilitas produksi produk tembakau inovatif bebas asap di Indonesia, dengan investasi sebesar USD 330 juta di Karawang, Jawa Barat," ujar dia dalam forum bertajuk The Big Idea Forum bertema Pahlawan Ekonomi Bangsa: Kekuatan UMKM untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%, dikutip, Rabu (19/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengapresiasi investasi PMI di Indonesia dan dukungannya terhadap UMKM. Airlangga menyoroti pertumbuhan signifikan pada jaringan SRC, yang kini telah melampaui retail modern dengan omzet mencapai Rp236 triliun per tahun.
"UMKM yang mengadopsi digitalisasi, seperti SRC, menunjukkan hasil yang lebih baik, termasuk memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR)," kata dia.
Sebagaimana diketahui, Sampoerna melalui PT SRC Indonesia Sembilan menandatangani MoU dengan perusahaan BUMN seperti BULOG, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Pos Indonesia, dan Telkomsel. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat program pemerintah dalam mendukung UMKM, dengan harapan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
Baca Juga: Sampoerna Buka Fasilitas Produksi SKT di Tegal dan Blitar, Serap 3.500 Pekerja
CEO PMI, Jacek Olczak mengatakan bahwa Sampoerna telah menjadi bagian penting dari PMI dengan fokus pada investasi jangka panjang dan inovasi yang selaras dengan tujuan Pemerintah Indonesia khususnya dalam mendukung industri lokal dan hilirisasi.
"PMI juga mengoperasikan fasilitas produksi produk tembakau inovatif bebas asap di Indonesia, dengan investasi sebesar USD 330 juta di Karawang, Jawa Barat," ujar dia dalam forum bertajuk The Big Idea Forum bertema Pahlawan Ekonomi Bangsa: Kekuatan UMKM untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%, dikutip, Rabu (19/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengapresiasi investasi PMI di Indonesia dan dukungannya terhadap UMKM. Airlangga menyoroti pertumbuhan signifikan pada jaringan SRC, yang kini telah melampaui retail modern dengan omzet mencapai Rp236 triliun per tahun.
"UMKM yang mengadopsi digitalisasi, seperti SRC, menunjukkan hasil yang lebih baik, termasuk memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR)," kata dia.
Sebagaimana diketahui, Sampoerna melalui PT SRC Indonesia Sembilan menandatangani MoU dengan perusahaan BUMN seperti BULOG, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Pos Indonesia, dan Telkomsel. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat program pemerintah dalam mendukung UMKM, dengan harapan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
Lihat Juga :