Danone dan PBNU Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif

Sabtu, 22 Maret 2025 - 23:06 WIB
loading...
Danone dan PBNU Kolaborasi...
Danone mengumumkan kerja sama strategis dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Danone mengumumkan kerja sama strategis dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong inovasi, daya saing global, dan keberlanjutan lingkungan, melalui Program Indonesia - MENA (Middle East and North Africa) Expert Exchange.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara President of Asia, Middle East, and Africa (AMEA) Danone, Christian Stammkoetter, dan Ketua PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf.

Baca Juga: Danone Indonesia dan Muhammadiyah Dorong Penurunan Stunting

Program ini berfokus pada inisiatif kesehatan seperti penanganan Anemia Defisiensi Besi (IDA) dan stunting di Indonesia. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk berbagi pengetahuan dengan negara-negara Timur Tengah. Di Turki, program ini berfokus pada praktik Sertifikasi Halal, sementara di Mesir, diskusi akan berfokus pada Pertanian Regeneratif yang didukung oleh Danone Ecosysteme.

"NU memiliki kapasitas untuk menciptakan dampak yang luas, dan kami siap mendukung berbagai program sosial dan ekonomi yang dikembangkan oleh Danone," ujar Gus Yahya dalam siaran pers, Sabtu (22/3/2025).

PBNU menyambut baik kerja sama ini, mengingat peran strategis PBNU dalam masyarakat Indonesia. Sementara, President AMEA Danone, Christian Stammkoetter, menyatakan kebanggaannya dapat mengembangkan kerja sama ini.

"Kemitraan ini menjadi langkah penting bagi kami untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia," katanya.

Baca Juga: Dukung Ramadhan Jazz Festival 2025, AQUA Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan

Lebih lanjut, Kolaborasi ini juga berfokus pada pemberdayaan sumber daya manusia untuk meningkatkan kesehatan, produktivitas, dan keberlanjutan lingkungan di Indonesia. Melalui program ini, Danone berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, yang memiliki potensi besar sebagai negara maju.

Indonesia, dengan populasi Muslim terbesar dan sumber daya alam yang melimpah, dihadapkan pada berbagai tantangan dalam kesehatan, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. Sebab itu, kolaborasi antara pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat diperlukan untuk mencapai pertumbuhan yang optimal.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Rekomendasi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Kisah Yoane Wissa: Hampir...
Kisah Yoane Wissa: Hampir Buta dan Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved