Mendorong Transformasi Digital, Infrastruktur Centratama Berkembang Hampir 3 Kali Lipat
Selasa, 25 Maret 2025 - 16:51 WIB
loading...
Dalam rangka mendukung transformasi digital, Centratama perluas pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Transformasi digital di Indonesia tidak lepas dari pembangunan infrastruktur yang dapat membantu akses internet cepat, berkeadilan dan merata di seluruh Indonesia. Dalam rangka mendukung transformasi digital, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Centratama), anak perusahaan EdgePoint Infrastructure (EdgePoint) perluas pembangunan infrastruktur telekomunikasi .
Saat ini Centratama memiliki infrastruktur telekomunikasi dengan 11.000 lokasi dan jaringan serat optik hingga 5.000 km yang tersebar di seluruh Indonesia. Chief Executive Officer Centratama Group, Raymond Yan mengatakan, dalam kurun waktu empat tahun, portofolio infrastruktur Centratama telah berkembang hampir tiga kali lipat.
"Saat ini mencapai 11.000 lokasi di berbagai wilayah, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru dan sejumlah daerah terpencil seperti Sulawesi," ungkap Raymond, Senin (24/3/2025).
Selain itu tambah dia, jaringan serat optik perusahaan berhasil bertambah dua kali lipat dalam enam bulan terakhir, dari 2.500 km menjadi 5.000 km. Baca Juga: Enam Kebijakan Infrastruktur Telekomunikasi untuk Pemerataan Pembangunan
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses internet cepat dan terjangkau di seluruh Indonesia. Pihaknya berkomitmen untuk memajukan infrastruktur digital Indonesia dengan menyediakan layanan telekomunikasi yang andal dan berkualitas tinggi.
Saat ini Centratama memiliki infrastruktur telekomunikasi dengan 11.000 lokasi dan jaringan serat optik hingga 5.000 km yang tersebar di seluruh Indonesia. Chief Executive Officer Centratama Group, Raymond Yan mengatakan, dalam kurun waktu empat tahun, portofolio infrastruktur Centratama telah berkembang hampir tiga kali lipat.
"Saat ini mencapai 11.000 lokasi di berbagai wilayah, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru dan sejumlah daerah terpencil seperti Sulawesi," ungkap Raymond, Senin (24/3/2025).
Selain itu tambah dia, jaringan serat optik perusahaan berhasil bertambah dua kali lipat dalam enam bulan terakhir, dari 2.500 km menjadi 5.000 km. Baca Juga: Enam Kebijakan Infrastruktur Telekomunikasi untuk Pemerataan Pembangunan
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses internet cepat dan terjangkau di seluruh Indonesia. Pihaknya berkomitmen untuk memajukan infrastruktur digital Indonesia dengan menyediakan layanan telekomunikasi yang andal dan berkualitas tinggi.
Lihat Juga :