Hubungan Afsel dan BRICS Makin Kuat usai Tak Lagi Dapat Bantuan AS

Jum'at, 28 Maret 2025 - 16:20 WIB
loading...
A A A
Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump mengumumkan pada bulan Februari kemarin, bahwa mereka mengakhiri 90% kontrak Badan Pembangunan Internasional AS ( USAID ). Pemerintah mengutip kegagalan untuk memajukan kepentingan nasional Amerika, dan secara efektif menghentikan pengeluaran kemanusiaan senilai USD60 miliar di seluruh dunia.

Khalid Muhammad juga mengatakan bahwa meskipun situasi ini menghadirkan tantangan yang jelas, hal itu juga mendorong Afrika Selatan menuju diversifikasi ekonomi yang diperlukan. Dia menekankan, bahwa lingkungan saat ini menuntut kerja sama yang lebih dalam dengan mitra BRICS serta hubungan perdagangan yang diperbarui di seluruh Afrika.

"Tindakan Donald Trump ... (telah) dalam arti tertentu mendorong kami melakukan mendiversifikasi pasar untuk ekonomi Afrika Selatan," kata Muhammad, dengan menunjukkan bahwa perubahan ini bisa bermanfaat dalam jangka panjang.

Membahas soal efek langsung dari pemotongan bantuan AS, Ia menyakini Western Cape menghadapi konsekuensi signifikan. Pemerintah provinsi – yang dipimpin oleh oposisi Aliansi Demokratik (DA) – telah menjadi sangat bergantung pada dana USAID untuk memerangi tuberkulosis dan HIV/AIDS.

Kata Muhammad menambahkan "di situlah kita akan paling merasakannya".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Iran Desak BRICS Hancurkan...
Iran Desak BRICS Hancurkan Kekebalan AS, Sinyal Pergeseran Blok Ekonomi ke Aliansi Militer?
Dominasi Dolar AS Kembali...
Dominasi Dolar AS Kembali Menguat, Pangsa Transaksi Global Tembus 51,1%
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan...
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan G7, Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Netanyahu Blak-blakan...
Netanyahu Blak-blakan Bongkar Alasan Israel Gagalkan Gencatan Senjata AS-Iran!
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
Rekomendasi
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Berita Terkini
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
MNC Bank Serahkan Hadiah...
MNC Bank Serahkan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah ke Nasabah Jakarta, Depok, dan Bogor
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved