Layanan Super Merdeka PLN Targetkan 19.000 Pelaku UMKM dan IKM

Sabtu, 05 September 2020 - 09:35 WIB
loading...
Layanan Super Merdeka...
Foto: dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) memberikan keringanan biaya penyambungan (BP) tambah daya sebesar 75% untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan ekonomi bagi usaha mikro, keciI, menengah (UMKM) dan industri kecil menegah (IKM) dalam rangka merayakan Hari Pelanggan Nasional tahun 2020.

Melalui Program “Super Merdeka UMKM/IKM" diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas UMKM dan IKM di tengah pandemi Covid-19. Layanan ini berlaku sejak 4 September 2020 hingga 3 Oktober 2020. (Baca: Usai Diperiksa oleh Dewan Pengawas KPK, Firli Bahuri Memilih Bungkam)

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, program ini memberikan keringanan bagi pelanggan golongan tarif bisnis dan industri tegangan rendah, mulai daya 450 VA sampai dengan daya 13.200 VA dengan pilihan daya akhir sampai dengan daya 16.500 VA.

“lni sebagai wujud PLN hadir di tengah masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM dan IKM. Harapan kami, para pelaku usaha UMKM dan IKM bisa memanfaatkan ini untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya di Jakarta kemarin.

Bob melanjutkan, sektor UMKM dan IKM merupakan tulang punggung kegiatan ekonomi pada saat ini. Menurut dia, layanan Super Merdeka merupakan kepekaan PLN kepada pelanggan UMKM dan IKM yang membutuhkan listrik untuk kegiatan bisnisnya. (Baca juga: Memanas, Rusia Bakal Gelar Latihan di Laut Mediterania)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Asuransi Astra dan Yayasan...
Asuransi Astra dan Yayasan Astra – YDBA Resmikan Program UMKM BERDAYA 2026
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Rekomendasi
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Infografis
Serangan Balas Dendam...
Serangan Balas Dendam AS Targetkan Pasukan Iran dan Afiliasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved