Istana Pastikan Konflik Venezuela Tak Ganggu Kesepakatan Tarif Impor AS-Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 - 10:04 WIB
loading...
Istana Pastikan Konflik...
Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah Indonesia masih akan melanjutkan tahapan akhir perundingan tarif impor dengan mengirimkan tim ke AS. Foto/Dok
A A A
BOGOR - Istana memastikan memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela tidak berdampak terhadap proses perundingan kesepakatan tarif impor antara Indonesia dan AS. Selain itu pembahasan perjanjian tersebut bakal tetap berjalan sesuai jadwal.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah Indonesia masih akan melanjutkan tahapan akhir perundingan dengan mengirimkan tim ke AS pada 12–19 Januari 2026. Tim tersebut dijadwalkan melakukan pembahasan akhir atau legal scrubbing terhadap perjanjian yang telah disepakati kedua negara.

Baca Juga: Indonesia-AS Bakal Teken Kesepakatan Dagang di Awal 2026, Begini Penjelasan Menko Airlangga

"Nggak (berpengaruh). Jadi sesuai dengan schedule tanggal 12 sampai tanggal 19 ini adalah penyusunan legal drafting," kata Prasetyo usai mengikuti retreat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).



Prasetyo berharap, kesepakatan tarif impor dapat dirampungkan pada tahap penyusunan legal drafting tersebut. Menurutnya, pemerintah Indonesia terus mengupayakan negosiasi agar perjanjian yang dihasilkan memberikan manfaat maksimal bagi kepentingan nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Rekomendasi
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Pinkan Mambo dan Arya...
Pinkan Mambo dan Arya Khan Bikin Geger dengan Resepsi Pernikahan Super Mewah di Mal
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved