Redam Tarif Impor Baru AS, Indonesia Siapkan Usulan Relaksasi TKDN
Senin, 07 April 2025 - 16:42 WIB
loading...
A
A
A
Adapun rencana kunjungan ke Amerika Serikat akan dipimpin langsung oleh Menko Airlangga. “Masih dalam pembahasan, tapi dalam waktu dekat akan diberitahukan ke kita dan yang memimpin Pak Menko,” kata Faisol.
Ia menambahkan, “Paling lambat tanggal 17.”
Saat disinggung apakah revisi TKDN yang saat ini tengah diharmonisasi masuk dalam poin-poin usulan ke AS, Faisol menjelaskan bahwa itu merupakan pembahasan berbeda. “Itu pembahasan yang lain,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan diberlakukan terlebih dahulu sebelum masuk ke tahap negosiasi. “Akan diberlakukan dulu, baru dinegosiasikan,” ujarnya.
Menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Indonesia juga mengenakan tarif terhadap produk impor dari AS, Faisol mengatakan, “Yah, kita gak tahu dasar hitungannya. Makanya negosiasi itu akan dibahas dari situ, dasar hitungan. Kita melihat itu baru perhitungan kasar yang dibuat pemerintah AS," jelas Faisol.
Faisol menekankan, bahwa semua kementerian dan lembaga berkomitmen untuk menjaga pasar dalam negeri dan mendukung industri nasional melalui berbagai fasilitas, termasuk kebijakan fiskal. “Seandaianya kebijakan dari negosiasi membantu memenuhi kebutuhan bahan baku dengan biaya rendah, tentu bagus,” sambungnya.
Ia menambahkan, “Paling lambat tanggal 17.”
Saat disinggung apakah revisi TKDN yang saat ini tengah diharmonisasi masuk dalam poin-poin usulan ke AS, Faisol menjelaskan bahwa itu merupakan pembahasan berbeda. “Itu pembahasan yang lain,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan diberlakukan terlebih dahulu sebelum masuk ke tahap negosiasi. “Akan diberlakukan dulu, baru dinegosiasikan,” ujarnya.
Menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Indonesia juga mengenakan tarif terhadap produk impor dari AS, Faisol mengatakan, “Yah, kita gak tahu dasar hitungannya. Makanya negosiasi itu akan dibahas dari situ, dasar hitungan. Kita melihat itu baru perhitungan kasar yang dibuat pemerintah AS," jelas Faisol.
Faisol menekankan, bahwa semua kementerian dan lembaga berkomitmen untuk menjaga pasar dalam negeri dan mendukung industri nasional melalui berbagai fasilitas, termasuk kebijakan fiskal. “Seandaianya kebijakan dari negosiasi membantu memenuhi kebutuhan bahan baku dengan biaya rendah, tentu bagus,” sambungnya.
Lihat Juga :