Siapa Penasihat Ekonomi Trump yang Paling Berpengaruh Sehingga Kebijakannya Sangat Kontroversial?

Selasa, 08 April 2025 - 14:52 WIB
loading...
A A A
Navarro juga menjadi tokoh yang kontroversial di luar kebijakan perdagangan. Ia pernah dijatuhi hukuman empat bulan penjara atas tuduhan tidak memenuhi panggilan dari komite DPR yang menyelidiki insiden 6 Januari di Gedung Kongres AS. Namun, setelah dibebaskan, Navarro kembali aktif di panggung politik, bahkan berbicara di Konvensi Nasional Partai Republik dengan mengatakan, "Saya masuk penjara agar Anda tidak perlu melakukannya."

Seiring dengan kembalinya Trump untuk masa jabatan kedua, Navarro diangkat kembali sebagai penasihat senior untuk bidang perdagangan. "Posisi ini memanfaatkan pengalaman Peter yang luas di Gedung Putih, sambil memanfaatkan keahliannya di bidang analisis kebijakan dan media," ujar Trump melalui akun Truth Social dikutip dari AP, Selasa (8/4).

Di samping itu, Trump juga mengumumkan sejumlah perubahan posisi dalam pemerintahan keduanya, termasuk menunjuk Paul Atkins, seorang veteran industri keuangan, sebagai Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa, serta David Warrington, pengacara pribadi Trump, sebagai penasihat Gedung Putih.

Navarro, yang telah lama mengkritik pengaturan perdagangan dengan China dan berpendapat bahwa tarif yang diterapkan pada produk impor adalah langkah yang diperlukan untuk melindungi industri domestik AS. Setelah memperoleh gelar doktor ekonomi dari Universitas Harvard, ia menjabat sebagai profesor ekonomi di Universitas California, Irvine dan mencalonkan diri sebagai walikota San Diego pada 1992, meskipun kalah.

Selama masa jabatan Trump, ia sering berargumen bahwa kebijakan perdagangan yang lebih proteksionis akan menguntungkan AS dalam jangka panjang, meskipun kebijakan tersebut sering kali memicu ketegangan dengan negara-negara mitra perdagangan utama.

Kontroversi seputar kebijakan tarif yang didorong oleh Navarro masih berlanjut, dengan banyak pihak yang mengkritik dampaknya terhadap ekonomi global dan hubungan internasional. Namun, pengaruh Navarro dalam pembentukan kebijakan ekonomi Trump tidak bisa dipungkiri, dan kebijakannya terus menjadi topik perdebatan yang hangat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Rekomendasi
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Berita Terkini
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved