Transaksi Keuangan Digital Saat Ramadan-Idulfitri Naik, Keamanan Jadi Prioritas
Kamis, 10 April 2025 - 17:11 WIB
loading...
Seiring dengan meningkatnya transaksi digital, aspek keamanan menjadi perhatian utama penyedia sistem pembayaran digital, Artajasa. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Penyedia sistem pembayaran digital , Artajasa berkomitmen terus meningkatkan infrastruktur digital guna menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat saat bertransaksi digital. Sejalan dengan komitmen kuat tersebut transaksi yang dikelola perusahaan sepanjang bulan Ramadan dan Idulfitri 2025 mengalami peningkatan.
Artajasa mencatat jumlah transaksi yang diproses melalui jaringannya meningkat pada Maret 2025 dibandingkan bulan sebelumnya. Transaksi melalui ATM Bersama dan ATM Bersama QR tumbuh 17,5%, sementara ATM Bersama Debit tumbuh 18,3%.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya aktivitas masyarakat, baik dalam pengiriman uang antar keluarga maupun transaksi bisnis. Selain itu, perputaran uang elektronik serta penggunaan kartu debit dan kredit juga mengalami kenaikan signifikan, seiring meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.
Implementasi fitur terbaru QRIS Tap yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia juga diprediksi akan mempercepat adopsi keuangan digital di Indonesia. Baca Juga: Permudah Transaksi Tanpa Kartu, BRI Gandeng Artajasa Luncurkan Fitur Cardless Withdrawal
Direktur Utama Artajasa, Armand Hermawan mengatakan, seiring dengan meningkatnya , aspek keamanan menjadi perhatian utama. Potensi risiko kejahatan siber, seperti phishing dan skimming, semakin meningkat seiring dengan melonjaknya jumlah transaksi.
Artajasa mencatat jumlah transaksi yang diproses melalui jaringannya meningkat pada Maret 2025 dibandingkan bulan sebelumnya. Transaksi melalui ATM Bersama dan ATM Bersama QR tumbuh 17,5%, sementara ATM Bersama Debit tumbuh 18,3%.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya aktivitas masyarakat, baik dalam pengiriman uang antar keluarga maupun transaksi bisnis. Selain itu, perputaran uang elektronik serta penggunaan kartu debit dan kredit juga mengalami kenaikan signifikan, seiring meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.
Implementasi fitur terbaru QRIS Tap yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia juga diprediksi akan mempercepat adopsi keuangan digital di Indonesia. Baca Juga: Permudah Transaksi Tanpa Kartu, BRI Gandeng Artajasa Luncurkan Fitur Cardless Withdrawal
Direktur Utama Artajasa, Armand Hermawan mengatakan, seiring dengan meningkatnya , aspek keamanan menjadi perhatian utama. Potensi risiko kejahatan siber, seperti phishing dan skimming, semakin meningkat seiring dengan melonjaknya jumlah transaksi.
Lihat Juga :