Bursa Rontok, BEI: Jangan Panik, Berpikir Realistis

Jum'at, 13 Maret 2020 - 13:15 WIB
Bursa Rontok, BEI: Jangan...
Bursa Rontok, BEI: Jangan Panik, Berpikir Realistis
A A A
JAKARTA - Pasar saham Indonesia menerima hantaman akibat memuncaknya kekhawatiran akan penyebaran virus corona telah menjadi epidmei global. Untuk kedua kalinya, perdagangan di bursa dihentikan sementara (trading halt) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terpuruk di sesi pertama perdagangan akhir pekan ini ke level 4.649,97 atau anjlok 5,02%.

Dalam situasi panik ini, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno mengimbau agar para investor tetap bersikap bijak dalam melakukan investasi. Pada momen seperti ini, kata dia, diperlukan cara berpikir realistis dimana sebagian besar harga saham mengalami penurunan sangat dalam.

"Kita di sini ingin investor untuk melihat situasi dengan realistis. Ini saatnya belanja. Dari ROE (Return On Equity) kita tinggi sekali," ujar Inarno di gedung BEI Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Inarno menjelaskan, bukan hanya pasar saham Tanah Air, namun hampir semua bursa di negara tetangga juga mengalami hal yang sama. Pihaknya selaku regulator pun telah melakukan beberapa kebijakan mengantisipasi situasi ini seperti pelarangan shortselling dan mengubah kebijakan auto rejection.

"Ini agar at least investor itu tak ikut menjual. Karena kalau kita lihat secara mendalam, sayang kalau dijual pada harga ini. Investor harus rasional, jangan ikutan panik, kita bukan ngomongin protokol krisis, tapi kita ada hitung-hitungannya secara global,” tuturnya.

Inarno menambahkan, dalam situasi saat ini, pihak BEI sedang saling berkoordinasi dengan sesama regulator untuk melakukan langkah bersama dalam menekan pelemahan pasar modal.

“Kondisi sekarang ini sering kita temui. Kita selalu ada ukurannya, kapan kita lakukan, tujuannya sama, agar tidak one sided, jual semua terus, agar investor tak panik karena teman temannya jual. Kita kasih waktu yang cukup agar investor menyadari situasi," tutupnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 25,88 Poin di 5.302
Investor Belanja, IHSG...
Investor Belanja, IHSG Dibuka Menguat 0,83%
Pasar Modal Tutup Tahun...
Pasar Modal Tutup Tahun 2023, IHSG Tumbuh 6,62%
IHSG Ditutup Melemah,...
IHSG Ditutup Melemah, Investor Lakukan Profit Taking
IHSG Jeblok, Saham-Saham...
IHSG Jeblok, Saham-Saham Ini Paling Banyak Dilepas Asing
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
40 menit yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
1 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
2 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
5 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
5 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
5 jam yang lalu
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved