Tetangga Indonesia Menolak Tawaran China untuk Gandengan Tangan Melawan Tarif AS

Selasa, 15 April 2025 - 07:39 WIB
loading...
A A A
Dalam kolom opini di surat kabar The Age, duta besar China untuk Australia, Xiao Qian mendesak Canberra untuk berkolaborasi dengan Beijing untuk membela sistem perdagangan global multilateral.

"Dalam keadaan baru, China siap untuk bergandengan tangan dengan Australia dan masyarakat internasional untuk bersama-sama menanggapi perubahan dunia," kata Xiao.

Seperti diketahui Presiden AS Donald Trump secara mengejutkan sebelumnya mengatakan, dia akan menurunkan bea masuk untuk sementara pada puluhan negara. Akan tetapi Trump terus menargetkan China, dengan menaikkan tarif menjadi 125% dari 104%, langkah itu membuat perang dagang antara dua ekonomi terbesar di dunia semakin memanas.

Perang tarif antara dua raksasa ekonomi dunia itu berpotensi menimbulkan risiko bagi Australia, yang mengirimkan hampir sepertiga barangnya ke China. Sedangkan ekspor ke Amerika Serikat (AS) kurang dari 5% dari total ekspor barang Australia.

Bank sentral Australia telah memperingatkan ketidakpastian yang sedang berlangsung atas tarif dan pembatasan perdagangan lainnya antara AS dan ekonomi utama lainnya dapat memiliki efek mengerikan pada investasi bisnis dan keputusan pengeluaran rumah tangga di negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved