Tur Asia Tenggara, Xi Jinping Desak Vietnam Lawan Intimidasi Tarif Trump
Rabu, 16 April 2025 - 17:50 WIB
loading...
Presiden China Xi Jinping bersama Ketua Majelis Nasional Vietnam Tran Thanh Man di Hanoi pada Senin (14/4). FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Presiden China Xi Jinping mendesak Vietnam bekerja sama dengan Beijing untuk menentang intimidasi sepihak dalam sebuah kritik terselubung atas pengenaan tarif tinggi Donald Trump terhadap mitra dagangnya.
Xi menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pertemuan dengan Ketua Partai Komunis Vietnam, To Lam, di Hanoi, seperti yang dilaporkan kantor berita pemerintah China, Xinhua.
Xi mengunjungi Asia Tenggara pekan ini merupakan tur luar negerinya yang pertama tahun ini, untuk meyakinkan para mitra dagang dan memperkuat hubungan dengan negara-negara yang bergantung pada ekspor yang terguncang oleh tarif Trump.
"Pasar besar China selalu terbuka untuk Vietnam," kata Xi. Dia menambahkan Beijing akan selalu mendukung Vietnam dalam mengambil jalan sosialis yang sesuai dengan kondisi nasionalnya dan mencatat persaudaraan kedua negara.
Baca Juga: Kepala Pentagon: China Dapat Tenggelamkan Seluruh Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Washington telah menargetkan China dan Vietnam sebagai dua mitra dagang terbesarnya dengan beberapa tarif tertinggi dengan Beijing menghadapi pungutan hingga 145% dan Vietnam 46%, meskipun Vietnam telah menerima penangguhan hukuman selama 90 hari.
Xi menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pertemuan dengan Ketua Partai Komunis Vietnam, To Lam, di Hanoi, seperti yang dilaporkan kantor berita pemerintah China, Xinhua.
Xi mengunjungi Asia Tenggara pekan ini merupakan tur luar negerinya yang pertama tahun ini, untuk meyakinkan para mitra dagang dan memperkuat hubungan dengan negara-negara yang bergantung pada ekspor yang terguncang oleh tarif Trump.
"Pasar besar China selalu terbuka untuk Vietnam," kata Xi. Dia menambahkan Beijing akan selalu mendukung Vietnam dalam mengambil jalan sosialis yang sesuai dengan kondisi nasionalnya dan mencatat persaudaraan kedua negara.
Baca Juga: Kepala Pentagon: China Dapat Tenggelamkan Seluruh Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Washington telah menargetkan China dan Vietnam sebagai dua mitra dagang terbesarnya dengan beberapa tarif tertinggi dengan Beijing menghadapi pungutan hingga 145% dan Vietnam 46%, meskipun Vietnam telah menerima penangguhan hukuman selama 90 hari.
Lihat Juga :