Trump Semprot Bos The Fed: Pemecatannya Tak Bisa Dilakukan dengan Cepat
Kamis, 17 April 2025 - 20:21 WIB
loading...
Presiden Donald Trump mengkritik keras Ketua Federal Reserve Jerome Powell. FOTO/AP
A
A
A
JAKARTA - Presiden Donald Trump mengkritik keras Ketua Federal Reserve Jerome Powell dengan menyerukan pemecatannya setelah bos Bank Sentral AS tersebut menyampaikan peringatan keras tentang dampak tarif Trump terhadap perekonomian.
Trump mengecam pemimpin The Fed itu dalam sebuah unggahan di media sosial karena tidak memangkas suku bunga, dengan mengatakan bahwa bank sentral tertinggal di belakang mitranya di Eropa.
"Jerome Powell dari The Fed selalu Terlambat dan Salah, kemarin mengeluarkan laporan yang merupakan 'kekacauan' yang lain, dan tipikal, yang benar-benar berantakan!" Trump menulis. "Pemecatan Powell tidak bisa datang dengan cukup cepat!" ujar Trump dilansir dari CNN, Kamis (17/4/2025).
Powell mengatakan bahwa pemerintahan Trump telah membawa perubahan kebijakan yang sangat mendasar termasuk tarifnya yang jauh lebih besar dari yang diantisipasi.
Baca Juga: China Kecam Ancaman dan Pemerasan Trump, Picu Kebingungan Soal Tarif 245%
Dia mengatakan perubahan seperti itu tidak seperti apa pun yang terlihat dalam sejarah modern, menempatkan The Fed di perairan yang belum dipetakan dan berada di jalur untuk menghadapi tantangan yang belum pernah dilihatnya dalam beberapa dekade, yaitu stagflasi.
Namun, komentar Powell tidak berbeda dengan komentar pejabat Fed lainnya dalam beberapa pekan terakhir. Sebagian besar mengatakan bahwa tarif Trump kemungkinan besar akan meningkatkan inflasi dan pengangguran. Beberapa miliarder, seperti Ray Dalio, telah mengkritik tarif Trump selangkah lebih maju, dengan mengatakan bahwa ekonomi AS mungkin sudah berada dalam atau mendekati resesi.
Baca Juga: Trump Kembali Menyerang The Fed usai Tak Ada Perubahan Suku Bunga
Powell pertama kali ditunjuk sebagai ketua The Fed oleh Trump pada 2018 dan kemudian ditunjuk kembali oleh Presiden Joe Biden pada tahun 2021. Masa jabatannya saat ini akan berakhir pada Mei 2026.
Trump mengecam pemimpin The Fed itu dalam sebuah unggahan di media sosial karena tidak memangkas suku bunga, dengan mengatakan bahwa bank sentral tertinggal di belakang mitranya di Eropa.
"Jerome Powell dari The Fed selalu Terlambat dan Salah, kemarin mengeluarkan laporan yang merupakan 'kekacauan' yang lain, dan tipikal, yang benar-benar berantakan!" Trump menulis. "Pemecatan Powell tidak bisa datang dengan cukup cepat!" ujar Trump dilansir dari CNN, Kamis (17/4/2025).
Powell mengatakan bahwa pemerintahan Trump telah membawa perubahan kebijakan yang sangat mendasar termasuk tarifnya yang jauh lebih besar dari yang diantisipasi.
Baca Juga: China Kecam Ancaman dan Pemerasan Trump, Picu Kebingungan Soal Tarif 245%
Dia mengatakan perubahan seperti itu tidak seperti apa pun yang terlihat dalam sejarah modern, menempatkan The Fed di perairan yang belum dipetakan dan berada di jalur untuk menghadapi tantangan yang belum pernah dilihatnya dalam beberapa dekade, yaitu stagflasi.
Namun, komentar Powell tidak berbeda dengan komentar pejabat Fed lainnya dalam beberapa pekan terakhir. Sebagian besar mengatakan bahwa tarif Trump kemungkinan besar akan meningkatkan inflasi dan pengangguran. Beberapa miliarder, seperti Ray Dalio, telah mengkritik tarif Trump selangkah lebih maju, dengan mengatakan bahwa ekonomi AS mungkin sudah berada dalam atau mendekati resesi.
Baca Juga: Trump Kembali Menyerang The Fed usai Tak Ada Perubahan Suku Bunga
Powell pertama kali ditunjuk sebagai ketua The Fed oleh Trump pada 2018 dan kemudian ditunjuk kembali oleh Presiden Joe Biden pada tahun 2021. Masa jabatannya saat ini akan berakhir pada Mei 2026.
(nng)
Lihat Juga :