Layanan Kripto Global Terdampak Gangguan AWS, Indodax Tetap Aman

Kamis, 17 April 2025 - 20:48 WIB
loading...
Layanan Kripto Global...
Crypto Exchanges Indodax tidak terdampak gangguan sistem AWS di mana banyak exchanges crypto lain di seluruh dunia mengalami dampak tersebut. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Crypto Exchanges Indodax tidak terdampak gangguan sistem AWS di mana banyak exchanges crypto lain di seluruh dunia mengalami dampak tersebut. Member kripto seperti pemilik Bitcoin di Indodax dipastikan aman.

Sejumlah crypto exchange global dan lokal dilaporkan mengalami gangguan sistem pada Selasa (15/4) malam waktu Indonesia, akibat gangguan jaringan (network issue) pada salah satu pusat data milik Amazon Web Services (AWS).

Permasalahan ini terjadi di salah satu pusat data AWS di kawasan Asia, yang mengakibatkan gangguan koneksi pada sejumlah klaster layanan. Efek dominonya menjalar ke berbagai sektor termasuk industri kripto yang sangat bergantung pada infrastruktur cloud untuk menjalankan sistem perdagangan secara realtime.

Baca Juga: Ganti Rugi Pencurian Kripto, Indodax Punya Dana Cadangan Rp11,5 Triliun

Sejumlah crypto exchange seperti Binance dan KuCoin termasuk di antara platform global yang melaporkan gangguan terhadap layanan mereka. Keluhan dari pengguna mencakup kesulitan login, kegagalan transaksi, hingga tidak dapat mengakses wallet mereka selama beberapa jam.

Di tingkat lokal, beberapa platform exchange kripto di Indonesia juga turut terdampak oleh gangguan yang bersumber dari pusat data AWS ini. Meski tidak semua platform mengalami kendala serupa, insiden ini menunjukkan pentingnya ketahanan infrastruktur digital dalam industri kripto.

Indodax memastikan bahwa sistem mereka tetap beroperasi secara normal selama berlangsungnya gangguan pada layanan AWS. Tidak ditemukan kendala teknis maupun gangguan layanan yang memengaruhi pengalaman pengguna. Indodax menegaskan bahwa operasional platform tidak terdampak oleh insiden outage AWS tersebut.

Chief Technology Officer (CTO) Indodax, William Sutanto menegaskan Indodax tidak terdampak oleh insiden outage AWS karena sejak awal menggunakan Cloud Platform lainnya sebagai penyedia layanan komputasi awan.

"Ketersediaan layanan merupakan prioritas utama dalam industri aset digital yang bergerak cepat dan sangat sensitif terhadap waktu," ujar dia dalamm keterangan tertulis, Kamis (17/4/2025).

Sebab itu, tim teknologi Indodax senantiasa mengutamakan infrastruktur yangresilient dan scalableuntuk menunjang kebutuhan pasar. Dalam kondisi seperti ini, transparansi menjadi faktor penting.

Baca Juga: Profil Pendiri sekaligus CEO Indodax, Oscar Darmawan

Pihaknya mengapresiasi langkah sejumlah platform global yang segera memberikan pemberitahuan kepada penggunanya mengenai gangguan yang terjadi, meskipun hal tersebut bersifatforce majeure.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku industri akan pentingnya menghadapi gangguan dan tantangan. Indodax percaya bahwa insiden ini dapat menjadi pelajaran bersama dalam memperkuat sistem dan layanan di masa mendatang.

"Dengan terus menjaga transparansi dan keandalan layanan, Indodax berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pengguna," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
OKX Rilis Agent TradeKit,...
OKX Rilis Agent TradeKit, Permudah Integrasi AI ke Bursa Kripto
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Indodax Pastikan Industri Kripto Kian Matang
Catcrs Luncurkan Dana...
Catcrs Luncurkan Dana Darurat untuk Antisipasi Risiko Kripto
OJK Catat 21 Juta Pengguna...
OJK Catat 21 Juta Pengguna Kripto di RI, Indodax Kuasai 46,5%
Strategi DCA Dinilai...
Strategi DCA Dinilai Efektif Redam Volatilitas Pasar Kripto
Polda Jateng Gandeng...
Polda Jateng Gandeng FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Beromzet Rp41,1 Miliar
Upbit Indonesia Gelar...
Upbit Indonesia Gelar Roadshow Edukasi Kripto di Bulan Literasi 2026
AS Umumkan Sanksi Baru...
AS Umumkan Sanksi Baru Targetkan Jaringan Mata Uang Kripto Iran
Rekomendasi
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Jika Tak Diatur Ketat,...
Jika Tak Diatur Ketat, Kripto Bisa Picu Krisis Keuangan Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved