Pasarkan Produk Green Coke, Pertachem Dorong Hilirisasi Nasional
Jum'at, 18 April 2025 - 14:22 WIB
loading...
Penandatanganan kerja sama perjanjian penjualan Green Coke antara PT Pertamina Petrochemical Trading dengan PT Indonesia BTR New Energy Material. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Petrochemical Trading ( Pertachem ), anak perusahaan Subholding Commercial & Trading PT Pertamina Patra Niaga , menandatangani kerja sama perjanjian penjualan Green Coke dengan PT Indonesia BTR New Energy Material. Kolaborasi strategis ini merupakan komitmen Pertachem pada hilirisasi produk baterai, khususnya pada komponen anoda.
Green Coke, atau yang juga dikenal sebagai Petroleum Coke, merupakan produk akhir dari proses pengolahan minyak bumi yang dihasilkan melalui pemanasan unit Delayed Coking Unit (DCU). Proyek ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam membangun ekosistem industri berbasis bahan baku dalam negeri.
Green Coke sebagai salah satu portofolio yang dipasarkan Pertachem menjadi bagian penting dalam mendukung agenda hilirisasi nasional, membuka peluang investasi, serta memperkuat daya saing Indonesia di pasar regional dan global. Di dalam negeri, Green Coke diproduksi oleh Pertamina Group melalui fasilitas produksi di Refinery Unit II Dumai, PT Kilang Pertamina Internasional.
Baca Juga: 21 Proyek Hilirisasi Masuk Tahap Pertama, Nilai Investasi Rp652 Triliun
Direktur Utama PT Pertachem Oos Kosasih mengatakan, dijalankannya pasokan Green Coke dari Pertachem turut mendorong kemandirian bahan baku industri nasional. Inisiatif ini menjadi bagian dari perjalanan berkelanjutan Pertachem dalam memperkokoh fondasi industri nasional yang tangguh dan mandiri.
Green Coke, atau yang juga dikenal sebagai Petroleum Coke, merupakan produk akhir dari proses pengolahan minyak bumi yang dihasilkan melalui pemanasan unit Delayed Coking Unit (DCU). Proyek ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam membangun ekosistem industri berbasis bahan baku dalam negeri.
Green Coke sebagai salah satu portofolio yang dipasarkan Pertachem menjadi bagian penting dalam mendukung agenda hilirisasi nasional, membuka peluang investasi, serta memperkuat daya saing Indonesia di pasar regional dan global. Di dalam negeri, Green Coke diproduksi oleh Pertamina Group melalui fasilitas produksi di Refinery Unit II Dumai, PT Kilang Pertamina Internasional.
Baca Juga: 21 Proyek Hilirisasi Masuk Tahap Pertama, Nilai Investasi Rp652 Triliun
Direktur Utama PT Pertachem Oos Kosasih mengatakan, dijalankannya pasokan Green Coke dari Pertachem turut mendorong kemandirian bahan baku industri nasional. Inisiatif ini menjadi bagian dari perjalanan berkelanjutan Pertachem dalam memperkokoh fondasi industri nasional yang tangguh dan mandiri.
Lihat Juga :