Pasarkan Produk Green Coke, Pertachem Dorong Hilirisasi Nasional
Jum'at, 18 April 2025 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
"Salah satu portfolio produk Pertachem, Green Coke, menjadi bagian penting dalam rantai pasok energi. Pertachem hadir untuk memenuhi kebutuhan Green Coke yang tentunya hal ini diharapkan dapat mewujudkan swasembada energi nasional," kata Oos Kosasih melalui keterangan pers, Jumat (18/4/2025).
OOs mengaku optimistis melihat potensi pasar serta permintaan produk Green Coke. Didukung kestabilan pasokan dari Pertamina Grup, Pertachem siap memasarkan produk tersebut ke pasar domestik maupun regional. "Pemasaran Green Coke diproyeksikan akan mengalami tren positif yang signifikan khususnya untuk pemenuhan kebutuhan anoda baterai di pasar global," jelasnya.
Sebagai informasi, PT Indonesia BTR New Energy Material adalah pabrik anoda terbesar kedua di dunia setelah pabriknya yang di China dengan produksi pada fase awal 80.000 ton per tahun. Presiden Direktur PT Indonesia BTR New Energy Material Wu Lei mengapresiasi dukungan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan Green Coke sebagai bahan baku produksi anoda.
Baca Juga: Libur Jumat Agung, Antrean Panjang Kendaraan Mengular ke Jalur Puncak
"Dengan meningkatnya produksi anoda hingga 160.000 ton per tahun, harapa kami kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Dengan kapasitas produksi tersebut, Indonesia berpotensi menjadi pemain utama sebagai pemasok anoda di industri baterai global," ujar Wu Lei.
OOs mengaku optimistis melihat potensi pasar serta permintaan produk Green Coke. Didukung kestabilan pasokan dari Pertamina Grup, Pertachem siap memasarkan produk tersebut ke pasar domestik maupun regional. "Pemasaran Green Coke diproyeksikan akan mengalami tren positif yang signifikan khususnya untuk pemenuhan kebutuhan anoda baterai di pasar global," jelasnya.
Sebagai informasi, PT Indonesia BTR New Energy Material adalah pabrik anoda terbesar kedua di dunia setelah pabriknya yang di China dengan produksi pada fase awal 80.000 ton per tahun. Presiden Direktur PT Indonesia BTR New Energy Material Wu Lei mengapresiasi dukungan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan Green Coke sebagai bahan baku produksi anoda.
Baca Juga: Libur Jumat Agung, Antrean Panjang Kendaraan Mengular ke Jalur Puncak
"Dengan meningkatnya produksi anoda hingga 160.000 ton per tahun, harapa kami kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Dengan kapasitas produksi tersebut, Indonesia berpotensi menjadi pemain utama sebagai pemasok anoda di industri baterai global," ujar Wu Lei.
Lihat Juga :