3 Pelabuhan Afrika yang Dibangun China, Jejak Kuat Tiongkok di Jalur Perdagangan Global

Sabtu, 19 April 2025 - 14:32 WIB
loading...
3 Pelabuhan Afrika yang...
Pelabuhan Kribi terletak di bagian selatan Kamerun dan merupakan salah satu pelabuhan laut dalam paling modern di wilayah Afrika Tengah. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Investasi China melalui Jalur Sutra Baru menunjukkan pengaruh yang kuat di Benua Afrika terutama di sektor infrastruktur. Salah satu sektor yang paling mencolok adalah pelabuhan.

Tiga pelabuhan utama di Afrika yang saat ini berada di bawah dominasi perusahaan-perusahaan China adalah Pelabuhan Kribi di Kamerun, Pelabuhan Lekki di Nigeria dan Pelabuhan Lomé di Togo.

Baca Juga: China Respons Tarif 245% Trump: Kami Tidak Takut Perang

Melansir dari Africa Center for Strategic Studies, ketiganya menjadi strategi ekonomi jangka panjang China dalam memperluas pengaruhnya di wilayah strategis dunia terutama melalui jalur perdagangan dan logistik.

Berikut 3 pelabuhan strategis di Benua Afrika yang dibangun China

1. Pelabuhan Kribi


Pelabuhan Kribi terletak di bagian selatan Kamerun dan merupakan salah satu pelabuhan laut dalam paling modern di wilayah Afrika Tengah. Perusahaan-perusahaan China memegang 66% saham di pelabuhan ini, menjadikannya salah satu proyek strategis China di kawasan tersebut.

Dengan fasilitas modern dan lokasi geografis yang strategis, Kribi memainkan peran penting sebagai pintu masuk ekspor-impor barang dari negara-negara tetangga yang terkurung daratan seperti Chad dan Republik Afrika Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Rekomendasi
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved