Arutmin Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat di Kintap

Selasa, 22 April 2025 - 08:05 WIB
loading...
Arutmin Dorong Kemandirian...
Unit usaha konveksi KUM Mawar Konveksi binaan Arutmin memberdayakan masyarakat sebagai penyedia seragam bagi karyawan Arutmin di Tambang Kintap. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - PT Bumi Resources Tbk ( BUMI ) bersama seluruh unit usahanya, termasuk PT Arutmin Indonesia , menegaskan komitmen untuk mendorong pemberdayaan masyarakat lingkar tambang. Arutmin yang beroperasi di Kalimantan Selatan, mengembangkan program-program terpadu yang memperkaya keterampilan dan memfasilitasi masyarakat agar mandiri secara ekonomi.

Melalui Yayasan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (Yayasan PPM) Kintap, Arutmin mendorong warga, termasuk kaum muda dan perempuan; dalam berbagai kegiatan yang sinergis dan terintegrasi. Yayasan PPM Kintap yang berpusat di Pusat Pelatihan Nawasena, berlokasi di Desa Sungai Cuka, Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, terdiri dari Pusat Pelatihan, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, Galeri UMKM Nawasena, serta Koperasi Kintap Mandiri Sejahtera yang seluruhnya merupakan binaan Arutmin.

Baca Juga: Daftar 10 Miliarder Olahraga Terkaya versi Forbes di Tahun 2025

Kepala Teknik Tambang (KTT) Arutmin Tambang Kintap Dedi Heriyanto mengatakan, dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Arutmin berkolaborasi dengan lembaga masyarakat, seperti yayasan atau BUMDes. Kolaborasi itu untuk memperkuat unsur keberlanjutan dan memastikan program berjalan baik.

"Kami berharap masyarakat dapat bertumbuh bersama dan bersinergi dengan perusahaan, agar masyarakat memiliki perekonomian lebih baik. Kelak, pascaoperasional tambang selesai, diharapkan masyarakat sudah cukup matang secara perekonomian sehingga tetap establish (stabil) tanpa penurunan kesejahteraan," kata Dedi dalam keterangannya, Selasa (22/4/2025).

Dedi melanjutkan, melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pelatihan Nawasena di Kintap, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengayaan keterampilan secara variatif, melainkan juga difasilitasi dalam hal akses keuangan serta pemasaran untuk mendukung majunya pelaku usaha lokal.

Adapun unit kegiatan Yayasan PPM Kintap di Pusat Pelatihan Nawasena adalah:

1. Pusat Pelatihan Nawasena
Merupakan wadah pengembangan keterampilan dan potensi warga sekitar, termasuk Kelompok Perempuan. Pusat pelatihan ini memiliki berbagai ruang dan sarana pembuatan produk berfasilitas lengkap. Kelas yang ditawarkan yaitu menjahit, pendidikan komputer (desain grafis dan keterampilan dasar, pelatihan bisnis, serta kelembagaan.

2. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kintap Cerdas
Merupakan lembaga pendidikan nonformal yang memfasilitasi akses pendidikan dan pembelajaran untuk program kesetaraan, seperti Paket A, B, dan C. Program ini memberikan peluang bagi masyarakat yang putus sekolah untuk mendapatkan ijazah kesetaraan agar bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi maupun mendapatkan pekerjaan yang lebih layak.

Hingga 2024, PKBM telah meluluskan lebih dari 100 warga didik yang terdiri dari Paket A, B, dan C. Sebagian dari mereka bekerja di Perusahaan dan melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi dengan bekal ijazah Paket C.

3. Galeri UMKM Nawasena
Diresmikan pada 2024, galeri ini mempromosikan dan mendukung pemasaran produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal agar lebih dikenal luas. Produk unggulan yang ditawarkan adalah aneka oleh-oleh dari tempe, jamu-jamuan, produk serai wangi, kain sasirangan dan produk turunannya, dan banyak lagi. Galeri ini juga sering kali menjadi tujuan rombongan wisatawan yang berkunjung. Pengelolaan galeri ini melibatkan anak-anak muda lingkar tambang, termasuk yang masih menempuh perkuliahan.

4. Koperasi Kintap Mandiri Sejahtera
Merupakan bagian Yayasan PPM Kintap yang berorientasi bisnis, koperasi ini memiliki tujuh unit usaha, yaitu sablon, digital printing, jamur tiram, bordir, simpan pinjam, konveksi, serta purchasing (pengadaan barang dan jasa). Koperasi Kintap Mandiri Sejahtera didirikan pada tahun 2019, diinisiasi oleh Arutmin sebagai Koperasi Produsen Konveksi yang mana seluruh anggota merupakan alumni dari Pelatihan Menjahit sebanyak 11 orang.

Baca Juga: Paus Fransiskus Meninggal, Ini 7 Fakta Unik dari Paus Serba Satu

Lima tahun berjalan, koperasi ini telah berkembang menjadi koperasi multi-usaha yang telah memiliki omzet sebesar Rp300 juta tahun lalu. Arutmin terus mendampingi dan memberikan pelatihan kepada pengurus dan pengawas koperasi. Saat ini anggotanya mencapai 63 orang. Adanya Koperasi diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat terutama ibu rumah tangga.

"Melalui berbagai unit usaha tersebut, warga binaan bersinergi dengan perusahaan untuk pemenuhan bermacam kebutuhan. Misalnya, unit usaha konveksi, yakni kelompok usaha mandiri Mawar Konveksi, menyediakan seragam bagi karyawan Arutmin di Tambang Kintap," tuturnya.

Selain itu, Yayasan PPM Kintap juga mengelola mobil layanan kesehatan masyarakat "Arutmin Sehat" yang secara rutin berkeliling desa memberikan pelayanan kesehatan bagi warga.

Chief Executive Officer (CEO) PT Arutmin Indonesia Ido Hutabarat, menegaskan komitmen Arutmin dalam Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) diimplementasikan melalui berbagai program berkelanjutan.

Beroperasi lebih dari 40 tahun, Arutmin terus mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah tambang yang terbagi dalam tiga kabupaten, yakni Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru. "Semua bertujuan untuk terus membangun dan meningkatkan struktur komunitas menjadi lebih berdaya agar tercipta kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di lingkar tambang," ujar Ido.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
Desa Energi Berdikari...
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
Tumbuhkan Generasi Kreatif,...
Tumbuhkan Generasi Kreatif, Kodomo dan Alfamart Ajak 1.100 Anak Warnai Indonesia
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
BRI Life Berkomitmen...
BRI Life Berkomitmen Berdayakan Ekonomi Lokal dan Pelestarian Lingkungan
EduCARE Journey: Saat...
EduCARE Journey: Saat CEO Turun Langsung ke Kelas untuk Anak-anak Indonesia
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved