AS Selangkah Lagi Segel Harta Karun Logam Tanah Jarang Ukraina

Selasa, 22 April 2025 - 14:06 WIB
loading...
A A A
"Kami terus mengerjakan Perjanjian itu sendiri. Ada banyak yang harus dilakukan, tetapi kecepatan saat ini dan kemajuan yang signifikan memberikan alasan dan harapan bahwa dokumen tersebut akan sangat bermanfaat bagi kedua negara," tambahnya.

Sementara itu Trump memperkirakan bahwa kesepakatan sumber daya dapat segera ditandatangani. "Kami memiliki kesepakatan mineral yang saya kira akan ditandatangani ... Kamis depan. Dan saya berasumsi mereka akan memenuhi kesepakatan itu. Jadi kita lihat saja. Tapi kami memiliki kesepakatan tentang itu."

Washington dan Kiev telah membahas kesepakatan selama berminggu-minggu yang akan memberi AS akses ke deposit mineral tanah jarang Ukraina. Pemerintahan Trump bersikeras bahwa perjanjian itu harus digunakan untuk memberi kompensasi kepada AS atas bantuan yang sudah dikucurkan ke Ukraina. Sedangkan Kiev, bersikeras bahwa bantuan AS diberikan tanpa syarat.

Awal pekan lalu, Bloomberg melaporkan bahwa AS menurunkan bantuannya ke Kiev dari lebih dari USD300 miliar menjadi sekitar USD100 miliar. Tim Trump juga enggan berkomitmen untuk investasi di masa depan dalam dana bersama, yang telah menjadi salah satu prioritas Kiev, kata sumber tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Penting Kesepakatan Harta Karun Mineral Langka Ukraina dan AS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Rekomendasi
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved