Emas Terus Cetak Rekor, Saham ANTM Diprediksi Bisa Sentuh Rp2.500
Selasa, 22 April 2025 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Hendra, saham ANTM berpeluang menguat hingga Rp2.500 per saham jika tren bullish emas berlanjut. "Potensi cuan dari capital gain saja bisa mencapai 25% dari posisi saat ini, belum termasuk dividen," kata dia. Saham ANTM saat ini diperdagangkan di kisaran Rp2.090. Dalam sebulan terakhir, investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) atas saham ANTM senilai Rp675 miliar, menjadikannya salah satu saham logam paling diburu sepanjang kuartal II-2025.
Tahun ini, volume penjualan emas Antam ditargetkan naik menjadi 39-40 ton, seiring ekspansi ekspor ke Asia Selatan dan Timur Tengah serta meningkatnya permintaan domestik dari kelas menengah. Jika rata-rata harga emas 2025 bertahan di kisaran USD3.500 per troy oz, pendapatan ANTM diperkirakan Rp75 triliun, naik dari Rp69,19 triliun pada 2024. Laba bersih juga diproyeksi meningkat ke Rp3–5 triliun, seiring efisiensi biaya, depresiasi rupiah, dan optimalisasi fasilitas pemurnian.
Dengan valuasi price to earnings ratio (PER) forward 2025 di kisaran 12–13 kali, saham ANTM masih dinilai atraktif dibanding rata-rata sektor logam global yang mencapai 16 kali. "Dengan dukungan struktur bisnis, prospek harga komoditas, dan kinerja keuangan yang membaik, ANTM pantas menjadi pilihan utama investor sektor emas," ujar Hendra.
Baca Juga: ATM Emas Ini Viral, Perhiasan Dilebur dan Menghasilkan Uang dalam 30 Menit
Sementara, Analis Panin Sekuritas Andhika Audrey menyebut emas sebagai tulang punggung utama pendapatan antam, sekaligus alasan kuat untuk merevisi naik target harga saham ANTM menjadi Rp2.300.
Tahun ini, volume penjualan emas Antam ditargetkan naik menjadi 39-40 ton, seiring ekspansi ekspor ke Asia Selatan dan Timur Tengah serta meningkatnya permintaan domestik dari kelas menengah. Jika rata-rata harga emas 2025 bertahan di kisaran USD3.500 per troy oz, pendapatan ANTM diperkirakan Rp75 triliun, naik dari Rp69,19 triliun pada 2024. Laba bersih juga diproyeksi meningkat ke Rp3–5 triliun, seiring efisiensi biaya, depresiasi rupiah, dan optimalisasi fasilitas pemurnian.
Dengan valuasi price to earnings ratio (PER) forward 2025 di kisaran 12–13 kali, saham ANTM masih dinilai atraktif dibanding rata-rata sektor logam global yang mencapai 16 kali. "Dengan dukungan struktur bisnis, prospek harga komoditas, dan kinerja keuangan yang membaik, ANTM pantas menjadi pilihan utama investor sektor emas," ujar Hendra.
Baca Juga: ATM Emas Ini Viral, Perhiasan Dilebur dan Menghasilkan Uang dalam 30 Menit
Sementara, Analis Panin Sekuritas Andhika Audrey menyebut emas sebagai tulang punggung utama pendapatan antam, sekaligus alasan kuat untuk merevisi naik target harga saham ANTM menjadi Rp2.300.
Lihat Juga :