Trump Bakal Kenakan Tarif Impor Panel Surya 3.521% dari 4 Negara Asia Tenggara
Selasa, 22 April 2025 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan China telah memindahkan operasional meraka ke Asia Tenggara, dalam upaya menghindari tarif yang dikenakan sejak awal masa jabatan pertama Presiden AS Donald Trump.
Temuan Departemen Perdagangan AS disambut baik oleh Komite Perdagangan Aliansi Amerika untuk Manufaktur Surya yakni sekelompok produsen yang meminta pemerintah AS untuk melakukan penyelidikan.
"Ini adalah kemenangan yang menentukan bagi manufaktur Amerika dan menegaskan apa yang telah lama kita ketahui: bahwa perusahaan tenaga surya yang berkantor pusat di China telah menipu sistem," kata Tim Brightbill, penasihat utama Aliansi.
Pada tahun 2023, Amerika mengimpor hampir USD12 miliar terkait peralatan surya dari empat negara tersebut, menurut angka US Census Bureau.
Sementara tarif yang direncanakan kemungkinan akan membantu produsen panel surya AS, tarif tersebut juga dapat berarti biaya tambahan bagi bisnis dan konsumen yang mendapat manfaat dari ketersediaan produk tenaga surya yang lebih murah.
Retribusi tersebut akan dikenakan di atas tarif lain yang sudah diluncurkan oleh pemerintahan Trump.
Temuan Departemen Perdagangan AS disambut baik oleh Komite Perdagangan Aliansi Amerika untuk Manufaktur Surya yakni sekelompok produsen yang meminta pemerintah AS untuk melakukan penyelidikan.
"Ini adalah kemenangan yang menentukan bagi manufaktur Amerika dan menegaskan apa yang telah lama kita ketahui: bahwa perusahaan tenaga surya yang berkantor pusat di China telah menipu sistem," kata Tim Brightbill, penasihat utama Aliansi.
Pada tahun 2023, Amerika mengimpor hampir USD12 miliar terkait peralatan surya dari empat negara tersebut, menurut angka US Census Bureau.
Sementara tarif yang direncanakan kemungkinan akan membantu produsen panel surya AS, tarif tersebut juga dapat berarti biaya tambahan bagi bisnis dan konsumen yang mendapat manfaat dari ketersediaan produk tenaga surya yang lebih murah.
Retribusi tersebut akan dikenakan di atas tarif lain yang sudah diluncurkan oleh pemerintahan Trump.
Lihat Juga :