PLN Indonesia Power Siap Tingkatkan Kapasitas SPBU Hidrogen Senayan
Rabu, 23 April 2025 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: PLN IP Operasikan 371 Mesin Pembangkit Penuhi Kebutuhan Listrik Lebaran
Untuk mendukung pasokan hidrogen di sisi hulu, PLN telah mengoperasikan 22 unit green hydrogen plant (GHP) sejak 2023. Sebanyak 13 di antaranya dikelola langsung oleh PLN IP.
GHP tersebar di sejumlah pembangkit, antara lain PLTU Pangkalan Susu, PLTU Suralaya 1–7, PLTU Suralaya 8, PLTGU Cilegon, PLTU Labuan, PLTU Lontar, PLTGU Tanjung Priok, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTGU Tambak Lorok, PLTG Pemaron, PLTGU Grati, PLTU Adipala, dan PLTP Kamojang.
Dengan total 13 unit GHP, PLN IP memiliki kapasitas produksi hidrogen mencapai 80 ton per tahun, yang setara dengan 40% dari total kapasitas produksi GHP milik PLN. Dari jumlah tersebut, 32 ton digunakan untuk kebutuhan operasional pembangkit (sebagai pendingin generator), sementara 48 ton lainnya siap dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk pengisian SPBH.
Untuk mendukung pasokan hidrogen di sisi hulu, PLN telah mengoperasikan 22 unit green hydrogen plant (GHP) sejak 2023. Sebanyak 13 di antaranya dikelola langsung oleh PLN IP.
GHP tersebar di sejumlah pembangkit, antara lain PLTU Pangkalan Susu, PLTU Suralaya 1–7, PLTU Suralaya 8, PLTGU Cilegon, PLTU Labuan, PLTU Lontar, PLTGU Tanjung Priok, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTGU Tambak Lorok, PLTG Pemaron, PLTGU Grati, PLTU Adipala, dan PLTP Kamojang.
Dengan total 13 unit GHP, PLN IP memiliki kapasitas produksi hidrogen mencapai 80 ton per tahun, yang setara dengan 40% dari total kapasitas produksi GHP milik PLN. Dari jumlah tersebut, 32 ton digunakan untuk kebutuhan operasional pembangkit (sebagai pendingin generator), sementara 48 ton lainnya siap dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk pengisian SPBH.
(nng)
Lihat Juga :