Perusahaan Tambang Wanti-wanti AS Kekurangan Pasokan Mineral Tanah Jarang

Kamis, 24 April 2025 - 15:20 WIB
loading...
Perusahaan Tambang Wanti-wanti...
Pengelola satu-satunya tambang tanah jarang di Amerika dibuat cemas, setelah China merespons tarif Presiden Donald Trump dengan membatasi ekspor mineral langka. Foto/Dok
A A A
OMAHA - Pengelola satu-satunya tambang logam tanah jarang di Amerika dibuat cemas, setelah China merespons tarif Presiden Donald Trump dengan membatasi ekspor mineral langka. Kehilangan pasokan tanah jarang asal China bakal menjadi kerugian buat AS, mengingat pentingnya mineral ini dalam pembuatan peralatan militer dan perangkat berteknologi tinggi.

"Berdasarkan jumlah panggilan telepon yang kami terima, efeknya bakal dirasakan langsung," kata Matt Sloustcher, juru bicara MP Materials, perusahaan yang menjalankan tambang Mountain Pass di Gurun Mojave California.

Perang tarif antara dua ekonomi terbesar di dunia dapat menyebabkan kekurangan pasokan tanah jarang di AS, terlebih ketika China mempertahankan pembatasan untuk mineral kritis tersebut. Sementara itu tambang California diyakni tidak dapat memenuhi semua permintaan tanah jarang di AS, itulah sebabnya Trump mencoba membuka jalan bagi pembangunan tambang baru.

Baca Juga: Tutup Akses ke Logam Tanah Jarang jadi Cara China Menghukum Trump

Seperti diketahui unsur tanah jarang merupakan bahan penting dalam pembuatan kendaraan listrik, magnet yang kuat, jet tempur canggih, kapal selam, smartphone, layar televisi, dan banyak produk lainnya. Terlepas dari namanya, sulit menemukan 17 elemen rare earth dengan konsentrasi cukup tinggi serta membangun tambang yang sepadan dengan investasi.

Tarif Trump akan Memengaruhi Pasokan dan Harga Mineral

MP Materials, yang mengakuisisi situs Mountain Pass usai menganggur pada 2017, mengatakan bahwa pihaknya akan berhenti mengirim bijihnya ke China untuk diproses, akibat adanya pembatasan ekspor dan tarif 125% pada impor AS yang diberlakukan China.

Perusahaan tambang itu mengatakan, bakal terus memproses hampir setengah dari apa yang ditambang di lokasi dan menyimpan sisanya seiring upaya memperluas kemampuan pemrosesannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Rekomendasi
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved