Kelabui AS, China Gunakan Label Palsu 'Made in Korea' Agar Lolos ke Amerika

Jum'at, 25 April 2025 - 14:27 WIB
loading...
A A A
Selain itu, Korea Selatan sedang menghadapi tantangan politik internal. Presiden Yoon Suk Yeol baru-baru ini dicopot dari jabatannya setelah mengumumkan keadaan darurat militer di negara tersebut. Han Duck-soo, seorang diplomat dan politisi senior, kini menjabat sebagai pelaksana tugas presiden.

Baca Juga: Rusia Gelar Serangan Udara Besar-besaran di Seluruh Ukraina

Sementara, pemerintahan Presiden Donald Trump di AS berencana untuk mendesak sekutunya, termasuk Korea Selatan, agar tidak menjadi pintu masuk bagi produk-produk dari China. Wall Street Journal melaporkan, meskipun Gedung Putih kemungkinan mempertimbangkan untuk menurunkan tarif antara 50 hingga 65%, keputusan tersebut akan bergantung pada kemajuan perundingan dengan Beijing.

China sendiri menanggapi tekanan ini dengan menyatakan bahwa mereka akan melakukan “tindakan balasan” jika kepentingan mereka terganggu. Penyalahgunaan label asal produk ini mencerminkan ketegangan perdagangan global yang semakin kompleks, dengan negara-negara berusaha menavigasi kebijakan perdagangan yang penuh tantangan dan potensi dampak negatif terhadap ekonomi domestik.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Rekomendasi
Jaecoo Perluas Jaringan...
Jaecoo Perluas Jaringan ke Makassar dan Solo, Kejar Target 80 Dealer Akhir Tahun
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved