Menggeliat di Tengah Kondisi Makro Kurang Kondusif, GOOD Tebar Dividen Rp350,33 M

Jum'at, 25 April 2025 - 16:06 WIB
loading...
Menggeliat di Tengah...
Dalam agenda utama RUPST kali ini, Garudafood memaparkan kinerja gemilang yang berhasil diraih sepanjang tahun 2024. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk ( Garudafood ) dengan kode saham “GOOD”, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Arosa Hotel Jakarta. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi Paparan Publik secara hybrid yang dilaksanakan di kantor pusat Garudafood, Jakarta Selatan.

RUPST dan RUPSLB Garudafood dihadiri oleh Hartono Atmadja selaku Dewan Komisaris, Prof. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, Ph.D dan Andi Chandra selaku Komisaris Independen, Hardianto Atmadja sebagai Direktur Utama, dan jajaran direksi lainnya seperti Fransiskus Johny Soegiarto, Robert Chandrakelana Adjie, Johannes Setiadharma, dan Swadheen Sharma.

Dalam agenda utama RUPST kali ini, Garudafood memaparkan kinerja gemilang yang berhasil diraih sepanjang tahun 2024. Garudafood mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp687,19 miliar, meningkat sebesar 14,25% dibandingkan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya. Hal ini menjadikan tahun 2024 sebagai salah satu tahun dengan pencapaian terbaik dalam sejarah Garudafood.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Inklusif, Kampung Wirausaha Garudafood Berdayakan UMKM

“Tahun 2024 menjadi tonggak bersejarah dalam perjalanan Garudafood. Pencapaian laba bersih tertinggi sepanjang sejarah Garudafood ini mencerminkan efektivitas strategi kami dalam menjaga keseimbangan antara inovasi, efisiensi operasional, dan komitmen terhadap keberlanjutan,” ujar Direktur Utama Garudafood, Hardianto Atmadja.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian tersebut, RUPST memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp9,5 per saham, setara dengan Rp350,33 miliar atau sekitar 56,10% dari laba bersih yang diperoleh sepanjang tahun buku 2024. Dividen tersebut dijadwalkan untuk dibayarkan pada 21 Mei 2025 kepada seluruh pemegang saham yang terdaftar pada Daftar Pemegang Saham per 7 Mei 2025.

Pada kesempatan yang sama, Hardianto Atmadja mengungkapkan bahwa segmen makanan dalam kemasan berperan penting dalam kontribusi terhadap total penjualan perusahaan, yakni sebesar 87,76%. Sektor ini tumbuh sebesar 14,19% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
Jasa Marga Tebar Dividen...
Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun, Catat Kapan Cairnya
Agresif Ekspansi, OBAT...
Agresif Ekspansi, OBAT Tetap Tebar Dividen 20%
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
Ramadan Penuh Berkah,...
Ramadan Penuh Berkah, Santri Istimewa Dapat Donasi Pendidikan dan Dukungan Fasilitas Belajar
Garudafood Luncurkan...
Garudafood Luncurkan Chocolatos X-Quest, Wahana Eduwisata Teknologi LED Imersif 5D
Rekomendasi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved