Menteri Luar Negeri China Sebut Tarif AS Tindakan Egois yang Ekstrem
Senin, 28 April 2025 - 08:01 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengatakan, Beijing memegang teguh aturan internasional terkait tarif impor tinggi yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) dan menentang proteksionisme. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri China , Wang Yi mengatakan, Beijing memegang teguh aturan internasional terkait tarif impor tinggi yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) dan menentang proteksionisme. Berbicara di sela-sela pertemuan menteri luar negeri China-Asia Tengah di Kazakhstan, Wang mengutarakan, Beijing akan mencari solidaritas dengan negara-negara lain.
"Terkait tarif adalah tindakan egoisme ekstrem dan intimidasi buat negara-negara tertentu," ungkapnya seperti dilansir Reuters.
Baca Juga: Perang Dagang dan Penurunan Pendapatan Minyak Bikin Menkeu Rusia Was-was
Sementara itu Presiden AS, Donald Trump menegaskan dalam sebuah wawancara bahwa negosiasi tarif sedang berlangsung dengan China. Akan tetapi Beijing membantah ada pembicaraan yang sedang berlangsung, setelah munculnya serangkaian sinyal terkait kemajuan diskusi untuk meredam perang dagang yang mengancam melemahkan pertumbuhan ekonomi global.
Wang, yang bertemu dengan Menteri Luar Negeri Uzbekistan Bakhtiyor Saidov, mengatakan China akan mencari solidaritas dengan negara-negara lain dan akan menjunjung tinggi multilateralisme untuk "menyuntikkan stabilitas ke dunia".
"Terkait tarif adalah tindakan egoisme ekstrem dan intimidasi buat negara-negara tertentu," ungkapnya seperti dilansir Reuters.
Baca Juga: Perang Dagang dan Penurunan Pendapatan Minyak Bikin Menkeu Rusia Was-was
Sementara itu Presiden AS, Donald Trump menegaskan dalam sebuah wawancara bahwa negosiasi tarif sedang berlangsung dengan China. Akan tetapi Beijing membantah ada pembicaraan yang sedang berlangsung, setelah munculnya serangkaian sinyal terkait kemajuan diskusi untuk meredam perang dagang yang mengancam melemahkan pertumbuhan ekonomi global.
Wang, yang bertemu dengan Menteri Luar Negeri Uzbekistan Bakhtiyor Saidov, mengatakan China akan mencari solidaritas dengan negara-negara lain dan akan menjunjung tinggi multilateralisme untuk "menyuntikkan stabilitas ke dunia".
Lihat Juga :