Regenerasi Petani Kementan Dipuji IFAD, Siap Ditularkan ke Negara Lain

Senin, 28 April 2025 - 08:20 WIB
loading...
Regenerasi Petani Kementan...
Penasihat Utama Portofolio IFAD untuk Kawasan Asia dan Pasifik Kaushik Barua (tengah) berdialog dengan pemerintah kabupaten Subang dan pengelola proyek YESS. Foto/Dok. SindoNews
A A A
SUBANG - International Fund for Agricultural Development (IFAD) memberikan apresiasi tinggi terhadap Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Kementerian Pertanian ( Kementan ) yang dilaksanakan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Program ini dinilai berhasil memberdayakan pemuda perdesaan dan menjadi model yang berpotensi direplikasi di negara berkembang lainnya.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut di tengah bonus demografi, Indonesia membutuhkan para pemuda untuk masuk menjadi petani yang berpenghasilan tinggi. Dia yakin dengan mendorong petani menjadi petani modern akan menjadikan Indonesia Emas 2045. Baca juga: Dialog Bersama Delegasi SSTC, Kementan Bangga Programnya Jadi Inspirasi Negara Lain

"Kuncinya ada 60% generasi milenial dan generasi Z. Kita harus dorong pertanian yang menguntungkan menggunakan teknologi tinggi sehingga masuk ke sektor pertanian," katanya dalam siaran pers, Senin (28/4/2025).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyebutkan, Program YESS hadir untuk regenerasi petani. Menurutnya, jika negara tidak menyiapkan generasi muda untuk masuk ke sektor pertanian, maka akan terjadi kekosongan pelaku usaha tani ke depan.

“Petani tua akan berkurang secara alamiah. Tanpa regenerasi yang dirancang dengan baik, kita bisa kehilangan keberlanjutan,” katanya.

Kaushik Barua, Penasihat Utama Portofolio IFAD untuk Kawasan Asia dan Pasifik, usai berdialog dengan pemerintah kabupaten Subang dan pengelola proyek YESS mengakui keberhasilannya. Program tersebut telah meningkatkan pendapatan para petani.

“Kami datang ke Subang untuk memahami kemajuan proyek ini, termasuk kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, keberlanjutan kehidupan, dan perkembangan sektor pertanian,” kata Kaushik Barua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riset Ungkap Pendapatan...
Riset Ungkap Pendapatan Nasabah Mekaar Meningkat, Bukti Pemberdayaan UMKM Efektif
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Desa Energi Berdikari...
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
BRI Life Berkomitmen...
BRI Life Berkomitmen Berdayakan Ekonomi Lokal dan Pelestarian Lingkungan
Dian Widyanarti Raih...
Dian Widyanarti Raih Penghargaaan di Indonesia Leading Women Awards 2026
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Kementan Tetapkan Harga...
Kementan Tetapkan Harga Acuan Telur Ayam Ras Rp24.000/Kg
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
Rekomendasi
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Eksepsinya Dikabulkan,...
Eksepsinya Dikabulkan, Dokter Tifa Nyatakan Tetap Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
Berita Terkini
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved