Scooter Prix dan Pertamina Mandalika Racing Series Bisa Menjadi Katalisator Ekonomi

Senin, 28 April 2025 - 19:35 WIB
loading...
Scooter Prix dan Pertamina...
Ekonom menyambut baik dukungan BUMN pada dunia otomotif seperti Pertamina Mandalika Racing, lantaran bukan sekadar aksi balap melainkan juga menjadi katalisator ekonomi lokal dan nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekonom yang juga pakar kebijakan publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat menyambut baik dukungan BUMN seperti Pertamina pada dunia otomotif. Termasuk penyelenggaraan Pertamina Mandalika Racing Series 3-5 Oktober dan Scooter Prix 2025 di Sentul International Karting Circuit. Putaran pertama Scooter Prix 2025, berlangsung 26-27 April 2025.

Dua ajang balap bergengsi tersebut, menurut Nur Hidayat, tidak hanya menggairahkan dunia otomotif dan regenerasi pembalap muda. Lebih dari itu, juga dinilai memunculkan efek domino terhadap perekonomian.

”Ini bukan sekadar aksi balap yang menghibur, melainkan juga menjadi katalisator ekonomi lokal dan nasional. Event ini memadukan inovasi teknologi, pariwisata, dan investasi, yang menawarkan peluang lapangan kerja, pendapatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan citra lokal dan juga Indonesia di mata dunia,” jelas Nur Hidayat kepada media.

Baca Juga: Pertamina Mandalika Racing Series 2024, Jembatan Prestasi Menuju Pentas Asia

Nur Hidayat sependapat, dukungan BUMN seperti Pertamina pada kedua ajang otomotif tersebut memang sangat positif. Sebab, di tengah kondisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, mekanisme pendanaan memang harus dirancang cermat agar tidak membebani fiskal daerah atau pusat.

”Prinsip utama penyelenggaraan ajang seperti itu adalah meminimalkan penggunaan dana publik, menjadikan aspek B-to-B (business to business) sebagai tulang punggung pembiayaan, sehingga manfaat ekonomi bisa maksimal tanpa mengancam keberlanjutan keuangan pemerintah,” lanjutnya.

Nur Hidayat juga menyebut dampak ekonomi langsung kedua ajang balap itu kepada masyarakat. Mulai dari penyewaan alat berat hingga penyediaan katering. Hal tersebut, lanjutnya, akan memiliki efek domino menciptakan permintaan tenaga kerja, mulai sopir truk, teknisi listrik, hingga tenaga kebersihan.

”Ajang balap ini sejatinya membuka lembar baru bagi perekonomian lokal dan nasional. Lewat dampak ekonomi langsung, perluasan pariwisata, penguatan industri lokal, dan akselerasi teknologi bersih, event ini memancarkan sinyal positif bagi pertumbuhan,” imbuh Nur Hidayat.

Selain perputaran uang, liputan media memperkuat branding sebagai semua pihak yang terlibat mulai dari lokasi venue, pihak penyelenggara, hingga sponsor. Sementara efek jangka panjang adalah peningkatan kunjungan wisatawan pasca-event, di mana destinasi lain pun menikmati spillover attention.

Baca Juga: Dirut Pertamina: MotoGP Mandalika Bukti Indonesia Mampu Kelola Pandemi

"Dengan skema sponsorship dan kemitraan komersial, biaya promosi dan hospitality dapat ditanggung pihak swasta, meminimalkan beban pemerintah daerah," terang Nur Hidayat.

Sementara dampak terhadap dunia balap, Nur Hidayat sependapat, kedua ajang tersebut, bisa membangkitkan gairah para pembalap nasional untuk mengukir prestasi. Selain itu, juga akan dinilai bisa memajukan ekosistem balap nasional dan memacu regenerasi pembalap muda.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dukung Debut Sean Gelael di GTWCA Mandalika 2026
Intip Beragam Insentif...
Intip Beragam Insentif Fiskal Demi Genjot Investasi KEK Mandalika
Respons Bahlil Soal...
Respons Bahlil Soal Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika: Proses Hukum Aja!
20 UMKM Binaan Pertamina...
20 UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Ambil Bagian di Pasar Rakyat Mandalika
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series 2025: Komitmen Dukung Pembalap Muda Indonesia
Optimalkan Potensi KEK...
Optimalkan Potensi KEK Mandalika dengan Membangun Ekosistem Pariwisata Hijau
Ananda Mikola Dirut...
Ananda Mikola Dirut Baru MGPA, Apa Rencananya untuk Mandalika?
Orkestra Mesin Turbo...
Orkestra Mesin Turbo di Mandalika: Saat Toyota GR Mengamuk dan Membakar Aspal Sirkuit
Melibas Tanjakan Lombok...
Melibas Tanjakan Lombok dengan Senyap: Pembuktian Nakal Armada Hybrid Toyota
Rekomendasi
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved