Pemerintah Tarik Utang Rp250 Triliun di Awal Tahun, Sri Mulyani Sebut Alasannya
Rabu, 30 April 2025 - 15:11 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani Indrawati menegaskan, bahwa pemerintah telah merealisasikan pembiayaan anggaran hingga Rp250 triliun sampai dengan 31 Maret 2025. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, bahwa pemerintah telah merealisasikan pembiayaan anggaran hingga Rp250 triliun sampai dengan 31 Maret 2025. Strategi front loading tersebut dilakukan untuk menghadapi ketidakpastian global yang dinilai semakin tinggi tahun ini.
“Ini menjadi sumber berita yang menarik, Rp250 triliun terhadap pembiayaan anggaran yang di dalam APBN ditulis Rp616,2 triliun. Artinya Pak Minto sudah merealisir Rp40,6 triliun,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi April 2025, Rabu (30/4/2025).
Pembiayaan anggaran ini meningkat dari sebelumnya Rp220,1 triliun pada Februari 2025. Artinya, pemerintah sudah merealisasikan 40,6% pembiayaan anggaran pada tahun ini. Adapun yang disebutkan Menkeu merujuk pada Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto.
Baca Juga: Penerimaan Pajak Februari 2025 Anjlok 30,2%, Hanya Terkumpul Rp187,8 Triliun
Menkeu juga menyebut, pembiayaan awal (front loading) merupakan strategi rutin yang dijalankan pemerintah untuk mengantisipasi gejolak pasar. Namun tahun ini ketidakpastian meningkat tajam akibat dinamika global, termasuk kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump di Amerika Serikat.
“Ini menjadi sumber berita yang menarik, Rp250 triliun terhadap pembiayaan anggaran yang di dalam APBN ditulis Rp616,2 triliun. Artinya Pak Minto sudah merealisir Rp40,6 triliun,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi April 2025, Rabu (30/4/2025).
Pembiayaan anggaran ini meningkat dari sebelumnya Rp220,1 triliun pada Februari 2025. Artinya, pemerintah sudah merealisasikan 40,6% pembiayaan anggaran pada tahun ini. Adapun yang disebutkan Menkeu merujuk pada Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto.
Baca Juga: Penerimaan Pajak Februari 2025 Anjlok 30,2%, Hanya Terkumpul Rp187,8 Triliun
Menkeu juga menyebut, pembiayaan awal (front loading) merupakan strategi rutin yang dijalankan pemerintah untuk mengantisipasi gejolak pasar. Namun tahun ini ketidakpastian meningkat tajam akibat dinamika global, termasuk kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump di Amerika Serikat.
Lihat Juga :