Menko Airlangga Ungkap Perkembangan Terbaru Negosiasi Tarif AS

Kamis, 01 Mei 2025 - 08:52 WIB
loading...
Menko Airlangga Ungkap...
Menko Airlangga Hartarto mengabarkan, perkembangan terkini mengenai negosiasi tarif impor antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengabarkan, perkembangan terkini mengenai negosiasi tarif impor antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Menurut Menko Airlangga , proses negosiasi masih berlangsung dan memasuki tahap pembahasan teknis.

"Terkait tarif kan sedang proses, sedang berjalan. Jadi kita tunggu saja proses yang sedang berjalan," ujar Menko Airlangga singkat di kantornya, Rabu (30/4/2025).

Ketika ditanya mengenai kemungkinan delegasi Indonesia kembali ke Amerika Serikat untuk melanjutkan perundingan, Airlangga menjawab dengan hati-hati. "Kita tunggu juga. Karena ada tim teknis, jadi semua masih tahap awal," katanya.

Baca Juga: AS Menang Banyak? Ini Tawaran Indonesia dalam Negosiasi Tarif

Menanggapi apakah ada perusahaan lain selain Indorama yang berpotensi melakukan investasi di Amerika Serikat sebagai bagian dari kesepakatan, Menko Airlangga memilih untuk tidak memberikan rincian lebih lanjut. "Kita lihat saja dulu, satu persatu saja," ujarnya.

Mengenai potensi pembatalan investasi Indorama jika negosiasi mengarah ke skenario lain, Airlangga menegaskan bahwa arah negosiasi tetap sama. "Kita negosiasinya arahnya sama," tegasnya.

Seperti diketahui, Amerika Serikat memberlakukan potensi tarif resiprokal terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia. Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap ekspor Indonesia. Pemerintah Indonesia merespons dengan mengambil jalur negosiasi untuk mencari solusi yang saling menguntungkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Gap Dagang Puluhan Miliar...
Gap Dagang Puluhan Miliar Dolar dengan AS-China di Balik Pembentukan BUMN Khusus Ekspor DSI
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Polemik Tarif Resiprokal...
Polemik Tarif Resiprokal AS, Prabowo Tegaskan Tak Bakal Korbankan Kepentingan Nasional
Sikap Dewan Pers soal...
Sikap Dewan Pers soal Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia dan Amerika Serikat
Rekomendasi
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved