Negosiasi Tarif, Uni Eropa Siap Tambah Impor dari AS USD56 Miliar
Sabtu, 03 Mei 2025 - 08:00 WIB
loading...
UE siap menambah impor barang dari AS asalkan pemerintahan Trump menghapus rencana penerapan tarif 20% untuk Eropa. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Uni Eropa ( UE ) menawarkan solusi terkait tarif resiprokal kepada Amerika Serikat (AS) dengan meningkatkan impor barang dari AS secara substansial. Komisioner Perdagangan Eropa Maros Sefcovic, sebagaimana dikutip oleh Financial Times meyakini langkah tersebut dapat membantu UE mengamankan penghapusan tarif impor yang diusulkan oleh Presiden Donald Trump.
Sebagai bagian dari tarif "Hari Pembebasan" yang diberlakukannya secara luas terhadap mitra dagang utama, Trump secara tajam menaikkan bea masuk atas impor AS dari blok yang beranggotakan 27 negara tersebut. Presiden AS melihat kampanye tarif, yang menargetkan lebih dari 90 negara, sebagai solusi atas apa yang disebutnya sebagai ketidakseimbangan perdagangan yang tidak adil.
Baca Juga: Menko Airlangga Ungkap Perkembangan Terbaru Negosiasi Tarif AS
"Jika yang kita lihat sebagai masalah defisit adalah 50 miliar euro (sekitar Rp56 miliar), saya yakin kita benar-benar dapat menyelesaikan masalah ini dengan sangat cepat, melalui pembelian LNG, melalui pembelian beberapa produk pertanian seperti kedelai, atau bidang lainnya," kata Sefcovic dalam sebuah wawancara.
Ia menekankan bahwa blok tersebut tidak akan menerima tarif 10% atas barang-barangnya yang tetap berlaku sebagai resolusi yang adil. Ia juga memperingatkan bahwa akan "sangat sulit" untuk mencapai kesepakatan yang "jelas baik dan dapat diterima oleh negara-negara anggota dan parlemen Eropa kita."
Sebagai bagian dari tarif "Hari Pembebasan" yang diberlakukannya secara luas terhadap mitra dagang utama, Trump secara tajam menaikkan bea masuk atas impor AS dari blok yang beranggotakan 27 negara tersebut. Presiden AS melihat kampanye tarif, yang menargetkan lebih dari 90 negara, sebagai solusi atas apa yang disebutnya sebagai ketidakseimbangan perdagangan yang tidak adil.
Baca Juga: Menko Airlangga Ungkap Perkembangan Terbaru Negosiasi Tarif AS
"Jika yang kita lihat sebagai masalah defisit adalah 50 miliar euro (sekitar Rp56 miliar), saya yakin kita benar-benar dapat menyelesaikan masalah ini dengan sangat cepat, melalui pembelian LNG, melalui pembelian beberapa produk pertanian seperti kedelai, atau bidang lainnya," kata Sefcovic dalam sebuah wawancara.
Ia menekankan bahwa blok tersebut tidak akan menerima tarif 10% atas barang-barangnya yang tetap berlaku sebagai resolusi yang adil. Ia juga memperingatkan bahwa akan "sangat sulit" untuk mencapai kesepakatan yang "jelas baik dan dapat diterima oleh negara-negara anggota dan parlemen Eropa kita."
Lihat Juga :