Minat Gabung Aliansi BRICS Menguat, Negara Afrika Merapat
Sabtu, 03 Mei 2025 - 18:29 WIB
loading...
Minat negara-negara untuk bergabung dalam aliansi BRICS tahun ini menguat. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Republik Kongo menjadi negara ke-24 yang secara resmi mengajukan permohonan untuk bergabung dengan aliansi BRICS pada 2025. Denis Sassou Nguesso, Presiden Republik Kongo, mengatakan kepada media Afrika bahwa negara itu dapat dengan sempurna masuk ke dalam blok tersebut.
Ia menjelaskan bahwa Kongo memiliki ideologi yang sama dengan aliansi tersebut dan dapat menjadi pihak yang sangat berkepentingan dalam pengambilan keputusan.
Baca Juga: Menlu BRICS Berkumpul di Brasil, Bahas Ancaman Tarif Trump
"Menurut pandangan kami, proyek-proyek BRICS menarik bagi Afrika, dan khususnya bagi negara kami. Kami yakin bahwa Kongo akan sangat cocok dengan BRICS," kata Nguesso seperti dilansir WatcherGuru, Sabtu (3/5/2025).
Nguesso melihat bahwa BRICS membuka pintunya bagi negara lain dan siap untuk berekspansi. "Saya pikir ini adalah langkah penting," tegasnya. Minat untuk bergabung dengan aliansi BRICS pada 2025 tumbuh pesat sejalan dengan keinginan negara-negara berkembang memperkuat ekonomi mereka.
Ia menjelaskan bahwa Kongo memiliki ideologi yang sama dengan aliansi tersebut dan dapat menjadi pihak yang sangat berkepentingan dalam pengambilan keputusan.
Baca Juga: Menlu BRICS Berkumpul di Brasil, Bahas Ancaman Tarif Trump
"Menurut pandangan kami, proyek-proyek BRICS menarik bagi Afrika, dan khususnya bagi negara kami. Kami yakin bahwa Kongo akan sangat cocok dengan BRICS," kata Nguesso seperti dilansir WatcherGuru, Sabtu (3/5/2025).
Nguesso melihat bahwa BRICS membuka pintunya bagi negara lain dan siap untuk berekspansi. "Saya pikir ini adalah langkah penting," tegasnya. Minat untuk bergabung dengan aliansi BRICS pada 2025 tumbuh pesat sejalan dengan keinginan negara-negara berkembang memperkuat ekonomi mereka.
Lihat Juga :