Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa

Minggu, 04 Mei 2025 - 14:59 WIB
loading...
A A A
Buffett mencatat, ada tiga periode dalam sejarah yang membuat saham Berkshire turun 50%. Secara Year-to-date, saham Berkshire naik 19%. Sedangkan pada hari Jumat, saham ditutup pada rekor tertinggi.

Setelah melonjak ke rekor tertinggi setelah pemilihan Trump, saham terus bergejolak dalam beberapa bulan terakhir karena ambisi tarif Trump yang menjadi sorotan. Rencana itu berkembang, dan pasar terus reli sepanjang pekan hingga menunjukkan skenario terburuk setelah pengumuman tarif Trump terbaru.

Pada penutupan hari Jumat, S&P 500 telah merebut kembali semua kerugian yang diderita setelah pengumuman tarif 2 April lalu. Terkait pergerakan naik turun bursa saham, Buffett memberikan 2 pesan penting dalam dunia investasi.

Hal-hal mengejutkan selalu terjadi di dunia dan, hingga pada gilirannya menyasar pasar saham. Dalam pandangan Buffett, jika Anda adalah seseorang yang bersemangat ketika segala sesuatunya terlihat baik dan takut ketika hal-hal terlihat buruk, maka pasar saham adalah "tempat yang buruk bagi Anda untuk terlibat."

Dan jika dunia berubah adalah sesuatu yang membuat Anda mengubah tujuan Anda sebagai investor, Buffett menambahkan, maka inilah saatnya untuk mendapatkan sudut pandang baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aplikasi Trading dengan...
Aplikasi Trading dengan UI/UX Dinamis Berbasis AI Real Time untuk Gen-Z Meluncur
Bidik Investasi Jadi...
Bidik Investasi Jadi Lifestyle, MNC Sekuritas Resmi Hadir di Kawasan Hits Bandung Dago
Sekuritas Anti Phishing...
Sekuritas Anti Phishing di Indonesia, IPOT Diakui AI Overviews Google
Hadapi Era AI Trading...
Hadapi Era AI Trading dengan UI/UX Berbasis AI Real Time
Market Bergerak Cepat,...
Market Bergerak Cepat, Aplikasi Saham Hadir dengan Pendekatan AI Real Time dan Live Trading
Indodax Perluas Instrumen,...
Indodax Perluas Instrumen, Investor Kini Bisa Akses Saham Global
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Polemik Tarif Resiprokal...
Polemik Tarif Resiprokal AS, Prabowo Tegaskan Tak Bakal Korbankan Kepentingan Nasional
Sikap Dewan Pers soal...
Sikap Dewan Pers soal Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia dan Amerika Serikat
Rekomendasi
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
Penyidik KPK Datangi...
Penyidik KPK Datangi Rumah Silmy Karim di Jalan Brawijaya Jaksel
Berita Terkini
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved