Dampak Nyata Tarif Trump, AS Sebulan Raup Rp282,4 Triliun
Minggu, 04 Mei 2025 - 18:47 WIB
loading...
Tarif Presiden Donald Trump mulai memperlihatkan dampak nyata terhadap perekonomian Amerika Serikat (AS) dengan mengantongi penerimaan Rp282,4 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Tarif Presiden Donald Trump mulai memperlihatkan dampak nyata terhadap perekonomian Amerika Serikat (AS) , dimana pemerintah mengumpulkan penerimaan Bea Cukai lebih dari USD17,4 miliar atau setara Rp282,4 triliun (dengan kurs Rp16.232 per USD) selama bulan April. Raihan ini hampir dua kali lipat dari perolehan Maret sebesar USD9,6 miliar.
Pencapaian tersebut melonjak jauh dibandingkan selama masa jabatan pertama Trump . Secara keseluruhan, penerimaan bea mencapai lebih dari USD70 miliar untuk masuk ke dalam pundi-pundi kas pemerintah sejak 1 Januari.
"Saat miliaran dolar mengalir dari Tarif ... kami hanya dalam Tahap Transisi, baru saja memulai!!" ucap Trump dalam Truth Social Friday.
Baca Juga: Warren Buffett: Perdagangan Seharusnya Tak Jadi Senjata, AS Buat Kesalahan Besar
Apa yang disampaikan Presiden Trump bisa menjadi kenyataan. Data April mungkin hanya akan memberikan gambaran sekilas tentang apa yang akan datang. Tarif terbesar – bea masuk 10% di hampir setiap negara di dunia – mulai berlaku pada 5 April, ditambah dengan banyak tarif tambahan yang dijanjikan untuk beberapa bulan ke depan.
Pencapaian tersebut melonjak jauh dibandingkan selama masa jabatan pertama Trump . Secara keseluruhan, penerimaan bea mencapai lebih dari USD70 miliar untuk masuk ke dalam pundi-pundi kas pemerintah sejak 1 Januari.
"Saat miliaran dolar mengalir dari Tarif ... kami hanya dalam Tahap Transisi, baru saja memulai!!" ucap Trump dalam Truth Social Friday.
Baca Juga: Warren Buffett: Perdagangan Seharusnya Tak Jadi Senjata, AS Buat Kesalahan Besar
Apa yang disampaikan Presiden Trump bisa menjadi kenyataan. Data April mungkin hanya akan memberikan gambaran sekilas tentang apa yang akan datang. Tarif terbesar – bea masuk 10% di hampir setiap negara di dunia – mulai berlaku pada 5 April, ditambah dengan banyak tarif tambahan yang dijanjikan untuk beberapa bulan ke depan.
Lihat Juga :