SIG Ciptakan 20.000 Lapangan Kerja Melalui Program Keberlanjutan
Selasa, 06 Mei 2025 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
Vita menegaskan inovasi yang dihadirkan sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis secara bertanggung jawab. Salah satu program unggulan SIG adalah Ecopark Kambangsemi di Desa Tlogowaru, Tuban, yang kini menjadi destinasi wisata edukasi pertanian, peternakan, dan perikanan. Program ini tidak hanya memulihkan fungsi lahan tambang, tetapi juga memberdayakan masyarakat.
Saat ini, Ecopark Kambangsemi memberdayakan 2.630 jiwa, termasuk 87 pengelola, 527 petani sabuk hijau, 73 pekerja di lahan reklamasi, dan 16 pegiat UMKM. Hasil kajian menunjukkan rasio Social Return on Investment (SROI) Ecopark Kambangsemi mencapai 2,63, yang berarti setiap 1 rupiah yang diinvestasikan memberikan manfaat ekonomi sebesar Rp2,63 bagi masyarakat.
Baca Juga: SIG Serap Produk Lokal Rp23,06 Triliun, Libatkan Mitra Binaan UKM
Program konservasi ikan bilih yang dilaksanakan oleh PT Semen Padang bersama LPPM Universitas Bung Hatta sejak 2018 juga menunjukkan dampak positif. Program ini bertujuan menyelamatkan ikan bilih yang terancam punah dan menjaga mata pencaharian masyarakat sekitar Danau Singkarak.
Hingga kini, sekitar 17.000 ekor ikan bilih telah disebar kembali ke danau, meningkatkan hasil tangkapan nelayan dari rata-rata 3 kg per hari menjadi 7 kg per hari, serta meningkatkan pendapatan nelayan sebesar Rp4,5 juta per bulan. Program ini telah memberikan manfaat bagi 149 nelayan dengan total nilai manfaat mencapai Rp5,39 miliar, dengan SROI sebesar 13,97.
Saat ini, Ecopark Kambangsemi memberdayakan 2.630 jiwa, termasuk 87 pengelola, 527 petani sabuk hijau, 73 pekerja di lahan reklamasi, dan 16 pegiat UMKM. Hasil kajian menunjukkan rasio Social Return on Investment (SROI) Ecopark Kambangsemi mencapai 2,63, yang berarti setiap 1 rupiah yang diinvestasikan memberikan manfaat ekonomi sebesar Rp2,63 bagi masyarakat.
Baca Juga: SIG Serap Produk Lokal Rp23,06 Triliun, Libatkan Mitra Binaan UKM
Program konservasi ikan bilih yang dilaksanakan oleh PT Semen Padang bersama LPPM Universitas Bung Hatta sejak 2018 juga menunjukkan dampak positif. Program ini bertujuan menyelamatkan ikan bilih yang terancam punah dan menjaga mata pencaharian masyarakat sekitar Danau Singkarak.
Hingga kini, sekitar 17.000 ekor ikan bilih telah disebar kembali ke danau, meningkatkan hasil tangkapan nelayan dari rata-rata 3 kg per hari menjadi 7 kg per hari, serta meningkatkan pendapatan nelayan sebesar Rp4,5 juta per bulan. Program ini telah memberikan manfaat bagi 149 nelayan dengan total nilai manfaat mencapai Rp5,39 miliar, dengan SROI sebesar 13,97.
Lihat Juga :