Cadangan Emas China Terus Bertambah, 6 Bulan Terakhir Naik 30 Ton
Kamis, 08 Mei 2025 - 16:12 WIB
loading...
China menambah cadangan emas selama enam bulan beruntun hingga bulan April 2025, di tengah lonjakan harga logam mulia yang mendekati rekor. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - China menambah cadangan emas selama enam bulan beruntun hingga bulan April 2025, di tengah lonjakan harga logam mulia yang mendekati rekor. Aksi China menumpuk emas dilakukan saat perang dagang terus memanas digoncang tarif Presiden AS Donald Trump.
Emas batangan yang dipegang oleh People's Bank of China naik sekitar 70.000 troy ounce bulan lalu, menurut data pada hari Rabu (7/5/2025). Dalam rentang enam bulan terakhir, volume telah naik hampir 1 juta ons, atau sekitar 30 ton.
Baca Juga: Daftar 20 Negara dengan Cadangan Emas Terbanyak, RI Masuk Nggak?
Seperti diketahui harga emas terus menguat untuk mencetak rekor secara beruntun, yang didukung oleh pembelian bank sentral ketika pihak berwenang berusaha untuk mendiversifikasi kepemilikan dolar AS.
Kenaikan emas batangan pada tahun ini melesat hampir 30% lebih tinggi, dibantu oleh meningkatnya permintaan investasi karena perang dagang yang dipimpin AS meresahkan pasar keuangan. Perang tarif juga memicu kekhawatiran tentang aset AS, dan mendorong permintaan aset haven seperti logam mulia.
Emas batangan yang dipegang oleh People's Bank of China naik sekitar 70.000 troy ounce bulan lalu, menurut data pada hari Rabu (7/5/2025). Dalam rentang enam bulan terakhir, volume telah naik hampir 1 juta ons, atau sekitar 30 ton.
Baca Juga: Daftar 20 Negara dengan Cadangan Emas Terbanyak, RI Masuk Nggak?
Seperti diketahui harga emas terus menguat untuk mencetak rekor secara beruntun, yang didukung oleh pembelian bank sentral ketika pihak berwenang berusaha untuk mendiversifikasi kepemilikan dolar AS.
Kenaikan emas batangan pada tahun ini melesat hampir 30% lebih tinggi, dibantu oleh meningkatnya permintaan investasi karena perang dagang yang dipimpin AS meresahkan pasar keuangan. Perang tarif juga memicu kekhawatiran tentang aset AS, dan mendorong permintaan aset haven seperti logam mulia.
Lihat Juga :