Genjot Produksi Susu Nasional, Diamond Datangkan Puluhan Ekor Sapi Perah Pakai Pesawat

Jum'at, 09 Mei 2025 - 21:44 WIB
loading...
Genjot Produksi Susu...
Mendukung peningkatan produksi susu dalam negeri, Diamond Food Indonesia mendatangkan 60 ekor sapi perah berkualitas jenis Frisian Holstein yang berasal dari Adelaide South Australia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Komitmen industri pengolahan susu dalam mendukung peningkatan produksi susu dalam negeri, Diamond Food Indonesia mendatangkan 60 ekor sapi perah berkualitas jenis Frisian Holstein yang berasal dari Adelaide South Australia pada hari Kamis 8 Mei 2025.

Menyaksikan, langsung kedatangan 60 ekor sapi di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan, Makmun mengungkapkan, Kementerian Pertanian terus mendorong para investor dalam negeri untuk ikut membantu program utama dan prioritas pemerintah dalam hal peningkatan populasi sapi perah.

Baca Juga: Kemenperin Beberkan Penyebab Produksi Susu Segar Masih Rendah

Sesuai cita-cita Presiden Prabowo dalam mendatangkan 1 juta ekor sapi perah di indonesia dalam 5 tahun ke depan bisa terwujud. Ia mengucapkan terimakasih atas dukungan para pelaku usaha di bidang industri susu dalam negeri yang sudah ikut andil membantu pengadaan sapi tersebut, salah satunya Diamond Food Indonesia.

Sementara itu Director of strategic sales & manufacturing development Diamond Food Indonesia, Melissa Agustina berharap, kedatangan 60 ekor sapi perah yang berasal dari Australia, dapat membantu peternak lokal dalam peningkatan produksi dan mutu kualitas susu di Indonesia. Ia menekankan, pihaknya terus mendukung kebijakan pemerintah dalam hal peningkatan produksi susu nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestlé Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Ini Cara Cermat Mengecek Fakta Produk Minuman Kemasan
Menjaga Sendi Tetap...
Menjaga Sendi Tetap Sehat agar Nyaman Bergerak di Setiap Usia
Rekomendasi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved