Bisnis PGE Tetap Solid, Bukti Panas Bumi Punya Prospek Menjanjikan di Indonesia
Jum'at, 09 Mei 2025 - 22:50 WIB
loading...
A
A
A
Melalui Peraturan Menteri ESDM No.10 tahun 2025, pemerintah telah menetapkan target kontribusi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 5,1% dalam bauran energi nasional pada 2060, atau setara 22,7 gigawatt (GW). Saat ini, kapasitas terpasang PLTP baru mencapai sekitar 2,6 GW, dengan PGE menyumbang 1,887 GW, termasuk 672 megawatt (MW) yang dikelola mandiri.
Baca Juga: Kembangkan Panas Bumi di Aceh, PGE Pastikan Berjalan Secara Berkelanjutan
Dengan potensi cadangan panas bumi nasional yang mencapai 24 GW atau 40% dari total global, peluang pengembangan di sektor ini masih sangat besar. Pihak PGE menargetkan peningkatan kapasitas terpasang mandiri menjadi 1 GW dalam 2–3 tahun ke depan, termasuk lewat proyek Lumut Balai Unit 2 yang ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2025 dengan kapasitas 55 MW, Hululais Unit 1 & 2 dengan kapasitas 110 MW, serta sejumlah proyek co-generation dengan target total kapasitas 230 MW.
“PGE didorong berinvestasi di luar negeri, itu bagus. Pemain lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) juga memiliki valuasi baik dan menunjukkan bahwa ini menunjukkan seberapa besar bisnis ini dilirik oleh market,” kata Feiral.
Baca Juga: Kembangkan Panas Bumi di Aceh, PGE Pastikan Berjalan Secara Berkelanjutan
Dengan potensi cadangan panas bumi nasional yang mencapai 24 GW atau 40% dari total global, peluang pengembangan di sektor ini masih sangat besar. Pihak PGE menargetkan peningkatan kapasitas terpasang mandiri menjadi 1 GW dalam 2–3 tahun ke depan, termasuk lewat proyek Lumut Balai Unit 2 yang ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2025 dengan kapasitas 55 MW, Hululais Unit 1 & 2 dengan kapasitas 110 MW, serta sejumlah proyek co-generation dengan target total kapasitas 230 MW.
“PGE didorong berinvestasi di luar negeri, itu bagus. Pemain lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) juga memiliki valuasi baik dan menunjukkan bahwa ini menunjukkan seberapa besar bisnis ini dilirik oleh market,” kata Feiral.
(akr)
Lihat Juga :