Pelaku Industri Perkebunan Ikut Berperan Mengurangi Emisi Karbon

Selasa, 13 Mei 2025 - 12:22 WIB
loading...
Pelaku Industri Perkebunan...
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub holding PTPN IV PalmCo meraih Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub holding PTPN IV PalmCo meraih Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK). Sertifikat yang berperan penting dalam memperkuat ekosistem perdagangan karbon nasional itu tercatat merupakan yang pertama di industri perkebunan nasional.

"Sertifikat ini menjadi bukti bahwa kita mampu mereduksi emisi dari sektor agrikultur," kata Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, dalam keterangan tertulis.

Hanif mengatakan, pada awalnya sempat pesimistis bahwa sektor perkebunan mampu menekan emisi karbon . Terlebih lagi sektor tersebut dikenal sebagai salah satu yang disorot karena memiliki potensi pelepasan emisi yang tinggi berdasarkan triple planetary issue.

Baca Juga: Menurunkan Emisi Karbon Demi Patuh Komitmen

Hanif kemudian meminta kepada Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Hadi Sugeng agar langkah yang ditempuh PTPN IV PalmCo dapat ditiru dan direplikasi kepada seluruh perusahaan perkebunan sawit nasional.

"Harapannya, kita bersama Pak Sekjen Gapki bisa ditularkan kepada perusahaan perkebunan di Indonesia, karena ini adalah langkah konkret untuk mengatasi isu-isu negatif global," ujarnya.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa mengatakan, pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras dan keseriusan perusahaan dalam mengakselerasi program dekarbonisasi sekaligus penciptaan sirkular ekonomi melalui pengolahan limbah cair sawit menjadi energi baru terbarukan. PTPN IV PalmCo juga terus berinovasi sehingga seluruh insiatif yang dilakukan dapat mendukung bursa karbon di Indonesia.

"SPE GRK ini adalah langkah awal dari kami untuk tidak hanya fokus pada dekarbonisasi, namun juga langkah untuk terlibat aktif dalam membangun ekosistem perdagangan karbon nasional," tuturnya.

Jatmiko mengakui dalam melaksanakan program dekarbonisasi memiliki tantangan tersendiri. Namun, pihaknya tetap berkomitmen memperluas program yang telah berjalan selama beberapa waktu terakhir sebagai langkah penting mendukung emisi nol karbon di Indonesia 2060.

Capaian ini juga sebagai bukti nyata bahwa produk CPO yang dihasilkan PTPN IV PalmCo mampu memenuhi standar global, termasuk dalam keterlacakan hingga pengakuan akan program dekabonisasi. Secara tidak langsung turut mematahkan stigma negatif akibat kampanye hitam persaingan pasar internasional.

"Kami berharap langkah-langkah yang kami ambil dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan, masyarakat, serta perekonomian Indonesia,” ujar Jatmiko.

Baca Juga: Gelar Green Harmony Forum di Medan, PTPN IV PalmCo Optimistis Tekan 40 Persen Emisi Karbon

Sementara itu Direktur Strategy dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo menyebutkan, PTBg Cofiring PKS Lubuk Dalam merupakan satu di antara sejumlah proyek unggulan PTPN IV PalmCo dalam mendukung upaya dekarbonisasi.

“PTBg Lubuk Dalam memanfaatkan biogas yang berasal dari POME untuk menghasilkan energi bersih sebagai bahan bakar pengganti cangkang pada boiler,” tandas Ugun.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Kembaran Hijau Gas Alam...
Kembaran Hijau Gas Alam Siap Jadi Pengganti LPG
Mitigasi Perubahan Iklim,...
Mitigasi Perubahan Iklim, Program CSR Sambu Group Lindungi Perkebunan Kelapa Rakyat
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
Ketidakpastian HGU Dinilai...
Ketidakpastian HGU Dinilai Ancam Program Biodiesel B50 dan Masa Depan Industri Sawit Nasional
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Rekomendasi
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Infografis
Gempa Dahsyat Tibet,...
Gempa Dahsyat Tibet, 3 Negara Tetangga Ikut Terguncang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved