AS Potong Tarif Barang-barang Receh China dari 120% Jadi 54%

Selasa, 13 Mei 2025 - 21:59 WIB
loading...
A A A
Kebijakan perdagangan de minimis, yang diperkenalkan pada 1930-an, awalnya ditujukan untuk memudahkan pelancong yang kembali ke AS. Namun, kebijakan ini kini menjadi sasaran kritik dari anggota parlemen dari kedua partai, karena jumlah pengiriman yang masuk melalui cara ini meningkat pesat, dengan lebih dari 90% paket tiba melalui de minimis, dan sekitar 60% di antaranya berasal dari China.

Baca Juga: Macron Dituding Bawa Kokain saat ke Ukraina, Ini Kata Pemerintah Prancis

Sejumlah pihak mengkhawatirkan celah ini memungkinkan produk murah dari China membanjiri pasar AS, melemahkan industri lokal, dan berpotensi menjadi sarana penyelundupan barang ilegal. Merek kosmetik asal Inggris, Revolution Beauty, menyambut baik gencatan senjata ini, mengingat hampir seperempat penjualannya berasal dari pasar AS dengan 60% produk yang dijual di AS diproduksi di China.

Sebuah survei oleh Bank of America menunjukkan bahwa 61% manajer investasi kini memperkirakan ekonomi AS akan mengalami soft landing, meningkat dari 37% pada bulan April, sementara prediksi untuk hard landing menurun menjadi 26%.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
Rekomendasi
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved