Tiga Negara ASEAN Pelajari Inovasi Serat Nanas Binaan CSR Pertagas

Rabu, 14 Mei 2025 - 16:25 WIB
loading...
Tiga Negara ASEAN Pelajari...
PT Pertamina Gas (Pertagas) terus mengembangkan program-program pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan swasembada pangan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Gas (Pertagas) terus mengembangkan program-program pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan swasembada pangan, keberlanjutan lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi perusahaan. Dengan jaringan pipa transmisi gas sepanjang 2.930 km di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, Pertagas mendorong integrasi operasional dengan program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasinya.

Salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Gas di Kota Prabumulih, Koperasi Miwa Pineapple, yang berhasil mengubah limbah daun nanas menjadi serat bernilai tinggi. Serat nanas tersebut kemudian diolah menjadi berbagai produk kreatif seperti kain, tas, dan kerajinan tangan.
Inovasi berbasis limbah pertanian ini ternyata menarik perhatian internasional.

Kesuksesan program ini menjadi perhatian Forum Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang melakukan kunjungan lapangan ke Prabumulih pada Rabu (7/5).

Baca Juga: Pertagas Jalin Kerja Sama Pembangunan Infrastruktur Gas ke Polytama

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari model pengembangan pertanian terpadu dan pengolahan hasil alam berbasis komunitas, yang dinilai berhasil menggabungkan inovasi teknologi, prinsip keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Gas, Imam Rismanto, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih luas. "Harapannya setelah kegiatan kunjungan ini, akan terjalin kerja sama dalam pemasaran produk maupun peningkatan kualitas dan kuantitas olahan serat nanas," ujarnya, Rabu (14/5/2025).

Program serat nanas ini menjadi bagian dari komitmen Pertagas dalam mendukung ekonomi sirkular, keberlanjutan lingkungan, dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Kunjungan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting dari tiga negara ASEAN, termasuk Direktorat Sayuran dan Tanaman Kementerian Pertanian, perwakilan dari Kementerian Pertanian Malaysia, serta delegasi dari Thailand. Mereka menyaksikan langsung proses pengolahan serat daun nanas dan produk-produk UMKM hasil olahan Koperasi Miwa Pineapple yang telah berhasil menyerap lebih dari 60 tenaga kerja lokal.

"Koperasi MIWA merupakan contoh bagaimana limbah daun nanas bisa diolah menjadi serat berkualitas tinggi yang dimanfaatkan menjadi produk seperti kain, tas, dan sandal. Ini bukan hanya inovasi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong industri rumah tangga," ungkap Kepala Seksi Tanaman Buah dan Sayuran PPHP, Ernawati.

Baca Juga: Pertagas dan Husky-CNOOC Madura Limited Kolaborasi Optimalisasi Lapangan Gas BD

Dia mengapresiasi inovasi yang sudah menerapkan prinsip zero waste dan berpotensi menjadi ikon Kota Prabumulih ini. Ernawati pun berterima kasih atas peran Pertamina Gas yang telah melakukan pembinaan dan fasilitasi alat pengolahan. "Kami berharap ke depan Koperasi Miwa dapat memproduksi barang jadi untuk meningkatkan daya saing produk di pasar internasional," tuturnya.

Tokoh lokal dan Ketua Koperasi Miwa Pineapple Agus Zali mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian dari forum internasional tersebut. Kunjungan forum ini, kata dia, menjadi bukti bahwa apa yang dikerjakan kelompoknya bersama Pertagas ini benar-benar berdampak positif sehingga dilirik oleh berbagai pihak, termasuk dari mancanegara.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Rekomendasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Berita Terkini
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved