Survei Persepsi Global Ungkap AS Kalah dari China

Kamis, 15 Mei 2025 - 08:03 WIB
loading...
Survei Persepsi Global...
Persepsi global terhadap Amerika Serikat (AS) terus memburuk di seluruh dunia selama setahun terakhir dan kini lebih buruk dibandingkan pandangan masyarakat dunia terhadap China. Foto/Dok
A A A
KOPENHAGEN - Persepsi global terhadap Amerika Serikat (AS) terus memburuk di seluruh dunia selama setahun terakhir dan kini lebih buruk dibandingkan pandangan masyarakat dunia terhadap China . Hal itu berdasarkan studi tahunan tentang persepsi demokrasi.

Survei tersebut tidak menjelaskan secara rinci mengenai kriteria yang digunakan, tetapi Alliance of Democracies Foundation mengatakan tujuannya adalah untuk membela dan memajukan nilai-nilai demokratis.

Baca Juga: Trump Tabuh Genderang Perang dengan UE, Sebut Lebih Buruk dari China

Ketika ditanya mengapa persepsi terhadap AS menurun, pendiri Aliansi dan mantan Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan: "Presiden Trump telah memicu perang dagang , menghina presiden Ukraina di Oval Office, membuat sekutu merasa rentan, dan musuh merasa dikuatkan."

"Tidak mengherankan bahwa opini telah turun bahkan di antara orang-orang seperti saya yang menghabiskan hidup mereka mengagumi Amerika Serikat dan apa yang diperjuangkannya," tambahnya.

Trump telah mengatakan, bahwa dia mendorong kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina dan meminta gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari antara kedua negara. Dia juga menekankan, bahwa kebijakan tarif melindungi ekonomi AS terhadap apa yang dilihat oleh pemerintahannya sebagai kondisi perdagangan yang tidak adil.

Kesimpulan dalam survei Indeks Persepsi Demokrasi, yang dilakukan antara 9 dan 23 April dengan firma survei Nira Data, didasarkan pada lebih dari 111.000 responden di seluruh dunia, menurut keterangan Aliansi.

Persepsi terhadap Trump juga negatif, berada di 82 dari 100 negara yang disurvei, lebih tinggi dibandingkan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping, yang masing-masing dipandang negatif di 61 dan 44 negara.

Survei ini juga memberi peringkat persepsi negara-negara dari -100% hingga +100%. Peringkat persepsi bersih Amerika Serikat turun menjadi -5% dari +22% tahun lalu, menunjukkan jumlah responden dengan pandangan negatif tentang negara itu lebih besar dibandingkan dengan yang memiliki pandangan positif.

Baca Juga: Tarif Trump Akhirnya Luluh, Berikut Kronologi Perang Dagang AS dan China

Sementara bagian dari negara-negara dengan pandangan positif terhadap AS turun menjadi 45% dari 76% tahun lalu, demikian diungkapkan dalam survei tersebut. Untuk China, persepsi bersih meningkat menjadi +14% tahun ini dari +5% tahun lalu, yang diungkapkan dalam survei tersebut. Laporan itu diterbitkan menjelang KTT Demokrasi Kopenhagen, yang berlangsung pada 13-14 Mei.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Rekomendasi
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved