10 Miliarder Arab Terkaya, Nomor 1 Berharta Rp278,4 Triliun
Kamis, 15 Mei 2025 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Kekayaan miliarder Emirati, Hussain Sajwani melampaui PDB sekitar 42 negara, termasuk Togo (USD9,8 miliar) dan negara-negara Afrika seperti Djibouti. Kekayaan Sajwani terkait dengan DAMAC Properties, perusahaan real estat yang dia dirikan pada tahun 2002.
Raksasa properti itu telah menyelesaikan lebih dari 48.000 unit dan mengembangkan lebih dari 50.000 unit di 15 negara, termasuk UEA, Arab Saudi, Britania Raya, dan Amerika Serikat.
Miliarder asal Mesir, Nassef Sawiris mengantongi, harta kekayaan yang lebih besar dari PDB 41 negara, termasuk di antaranya Montenegro (USD8 miliar), serta Maladewa dan Sudan Selatan. Kekayaan Nassef berasal dari OCI, pemimpin global dalam pupuk nitrogen, serta kepemilikan hampir 6% di Adidas, dan kepemilikan klub sepak bola Aston Villa.
Kekayaan Naguib Sawiris melebihi PDB 34 negara, termasuk Liberia (USD4,8 miliar) dan Comoros. Ia membangun kekayaan dari bisnisnya pada sektor telekomunikasi.
Naguib Sawiris menjadi terkenal usai menjual Orascom Telecom ke VimpelCom (sekarang Veon) seharga miliaran pada tahun 2011. Ia kemudian mendiversifikasi ke dalam pertambangan emas dan pengembangan properti melalui La Mancha Resource Capital dan ORA Developers.
Harta Abdullah Al Futtaim dan keluarganya melebihi GDP 32 negara, termasuk Suriname (USD4,5 miliar). Kekayaan mereka terkonsentrasi di otomotif, real estat, dan ritel, dengan kepemilikan hak eksklusif untuk brand seperti Marks & Spencer dan IKEA di UEA, serta dealer Toyota dan Dubai Festival City Mall.
Abdullah bin Ahmed Al Ghurair dan keluarganya mempunyai kekayaan yang melebihi PDB 31 negara, termasuk Djibouti (USD4,3 miliar). Kekayaan Abdullah bin Ahmed Al Ghurair berasal dari Mashreq Bank yang didirikan pada tahun 1967, bersamaan dengan investasi dalam bidang makanan, konstruksi, dan properti.
Raksasa properti itu telah menyelesaikan lebih dari 48.000 unit dan mengembangkan lebih dari 50.000 unit di 15 negara, termasuk UEA, Arab Saudi, Britania Raya, dan Amerika Serikat.
4. Nassef Sawiris
Kekayaan bersih: USD9,3 miliar (Rp153,2 triliun)Miliarder asal Mesir, Nassef Sawiris mengantongi, harta kekayaan yang lebih besar dari PDB 41 negara, termasuk di antaranya Montenegro (USD8 miliar), serta Maladewa dan Sudan Selatan. Kekayaan Nassef berasal dari OCI, pemimpin global dalam pupuk nitrogen, serta kepemilikan hampir 6% di Adidas, dan kepemilikan klub sepak bola Aston Villa.
5. Naguib Sawiris
Kekayaan bersih: USD5 miliar (Rp82,3 triliun)Kekayaan Naguib Sawiris melebihi PDB 34 negara, termasuk Liberia (USD4,8 miliar) dan Comoros. Ia membangun kekayaan dari bisnisnya pada sektor telekomunikasi.
Naguib Sawiris menjadi terkenal usai menjual Orascom Telecom ke VimpelCom (sekarang Veon) seharga miliaran pada tahun 2011. Ia kemudian mendiversifikasi ke dalam pertambangan emas dan pengembangan properti melalui La Mancha Resource Capital dan ORA Developers.
6. Abdullah Al Futtaim & Family
Kekayaan bersih: USD4,6 miliarHarta Abdullah Al Futtaim dan keluarganya melebihi GDP 32 negara, termasuk Suriname (USD4,5 miliar). Kekayaan mereka terkonsentrasi di otomotif, real estat, dan ritel, dengan kepemilikan hak eksklusif untuk brand seperti Marks & Spencer dan IKEA di UEA, serta dealer Toyota dan Dubai Festival City Mall.
7. Abdullah bin Ahmed Al Ghurair & Family
Kekayaan bersih: USD4,4 miliarAbdullah bin Ahmed Al Ghurair dan keluarganya mempunyai kekayaan yang melebihi PDB 31 negara, termasuk Djibouti (USD4,3 miliar). Kekayaan Abdullah bin Ahmed Al Ghurair berasal dari Mashreq Bank yang didirikan pada tahun 1967, bersamaan dengan investasi dalam bidang makanan, konstruksi, dan properti.
8. Hamad bin Jassim bin Jaber Al Thani
Kekayaan bersih: USD4 miliarLihat Juga :