China-AS Baikan Soal Tarif, Perusahaan Logam Tanah Jarang Minta Kepastian

Sabtu, 17 Mei 2025 - 13:01 WIB
loading...
A A A
Hal ini dianggap sebagai sinyal bahwa Beijing berniat untuk mempertahankan kontrol ekspornya, kata salah satu sumber terkait. Sebuah akun yang terkait dengan televisi China juga memposting di media sosial bahwa kontrol tersebut akan tetap berlaku.

Kementerian perdagangan tidak segera menanggapi faks yang meminta komentar terkait hal itu seperti dilansir Bloomberg. "Di bawah kesepakatan 12 Mei, era lisensi ini kemungkinan akan tetap berlaku, tetapi Beijing kemungkinan akan mempercepat waktu aplikasi dan mengurangi tingkat penolakan lisensi," menurut catatan dari Stratfor.

Perintah mengatur pasokan unsur tanah jarang hanyalah langkah terbaru dari Beijing untuk membatasi pasokan bahan strategis yang didominasi Negeri Tirai Bambu. Baca Juga: AS Menemukan Cara Mengalahkan China dalam Dominasi Logam Tanah Jarang

Larangan total Pemerintah menggunakan kombinasi pembatasan ekspor dan larangan total selama dua tahun terakhir terhadap kategori mineral kritis, yang aplikasinya mencakup berbagai industri, mulai dari laser dan radar hingga magnet, perangkat medis, dan amunisi. Selain itu ekspor bahan termasuk germanium, gallium, dan antimon ke AS dihentikan pada bulan Desember, dan larangan tersebut tetap berlaku.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Rekomendasi
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved