Investasi Mengalir Deras ke Pakistan, Bahrain Gelontorkan Rp214 Miliar hanya Dalam Sehari

Selasa, 20 Mei 2025 - 09:16 WIB
loading...
Investasi Mengalir Deras...
Investasi mengalir deras ke Pakistan di tengah ketegangan perang dengan India. FOTO/vecteezy.com
A A A
JAKARTA - Investasi mengalir deras ke Pakistan di tengah ketegangan perang dengan India. Perusahaan-perusahaan Pakistan berhasil menandatangani kontrak investasi dengan Bahrain senilai lebih dari USD13 juta atau setara Rp214 miliar dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Investasi Pakistan-Bahrain yang digelar pekan lalu di Manama.

KTT bertajuk "Pakistan-Bahrain Investment Opportunities Summit and Smart Expo" diselenggarakan Asosiasi Industri Pameran Pakistan (PAEI) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Pakistan di Bahrain. Acara ini menampilkan lebih dari 125 delegasi Pakistan yang memamerkan proyek investasi di berbagai sektor yang menarik bagi para pebisnis global.

Pendiri PAEI sekaligus ketua penyelenggara Mohammad Khurshid Barlas, menyatakan kontrak senilai USD13 juta tersebut ditandatangani hanya dalam satu hari KTT. "Nilai investasi akan terus bertambah karena banyak prospek yang tengah dalam tahap tindak lanjut dan kemungkinan segera terealisasi," ujar kepada Arab News, dikutip dari Daily Times, Selasa (20/5).

Baca Juga: India Rilis Video Sistem Rudal S-400 Tembak Jatuh Rudal Nuklir Pakistan, lalu Dihapus

Perusahaan dan delegasi Pakistan yang hadir mewakili, antara lain sektor teknologi informasi, bursa efek, pariwisata, layanan sumber daya manusia, dan real estat. Acara ini dihadiri lebih dari 20.000 delegasi dari komunitas Pakistan serta para pemimpin bisnis dan perwakilan Bahrain.

Diskusi dalam KTT difokuskan pada berbagai topik penting, termasuk bursa saham, pasar modal, lapangan kerja di luar negeri, real estat, dan pariwisata. Barlas menilai acara ini akan meningkatkan perdagangan bilateral dan menarik investasi lebih lanjut ke Pakistan.

Duta Besar Pakistan untuk Bahrain, Saqib Rauf, menegaskan KTT ini merupakan awal dari rangkaian kegiatan yang direncanakan untuk mempererat hubungan bisnis kedua negara. Ia berharap sinergi bisnis dapat mendorong kemitraan yang lebih kuat dan dinamis.

Baca Juga: India Ancam Nyawa 240 Juta Penduduk Pakistan, China Pasang Badan

Sementara, Ketua ZLK Islamic Financial Services, Zahid Latif Khan, menyatakan KTT tersebut memberikan kesempatan berharga untuk berinteraksi dengan pelaku bisnis dari seluruh Timur Tengah, memperluas peluang investasi dan kerja sama.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Rekomendasi
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Berita Terkini
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Tawarkan Likuiditas Cepat dan Privat bagi Pelaku Bisnis
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
AQUA Masih Dominasi...
AQUA Masih Dominasi Penjualan Air Mineral di Berbagai Kota Besar
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved