Rekam Jejak Bimo Wijayanto serta Letjen TNI Djaka Budi Utama, Dirjen Pajak dan Bea Cukai Baru
Rabu, 21 Mei 2025 - 08:05 WIB
loading...
Rekam jejak Bimo Wijayanto sebagai Dirjen Pajak dan Letjen TNI Djaka Budi Utama sebagai Dirjen Bea dan Cukai. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Bimo Wijayanto sebagai Direktur Jenderal Pajak dan Letnan Jenderal TNI Djaka Budi Utama sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Kedua pejabat tersebut telah dipanggil ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (20/5).
Usai pertemuan dengan Presiden, Bimo membenarkan bahwa ia telah menerima mandat untuk menjabat Dirjen Pajak. Ia menyatakan komitmennya untuk segera memulai pembenahan, terutama terkait sistem perpajakan.
"Saya belum bisa memberikan arahan target khusus, tapi niatnya memang untuk mempercepat akselerasi dari pembenahan dan penyempurnaan Coretax, soal target dan segala macam saya harus lapor kepada Ibu Menteri," ujar Bimo dikutip, Rabu (21/5).
Baca Juga: Bimo Wijayanto Ditunjuk Jadi Dirjen Pajak, Pelantikan Tunggu Arahan Menkeu
Bimo Wijayanto memiliki rekam jejak di bidang ekonomi, investasi, dan kebijakan publik. Ia gelar Sarjana Ekonomi dan Akuntan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Master of Business Administration dari University of Queensland, serta Doktor Ekonomi dari University of Canberra, Australia.
Selama studi doktoralnya, ia bahkan memenangkan Hadi Soesastro Prize-Australia Awards dan melanjutkan penelitian post-doktoral di institusi riset terkemuka di Canberra dan Amerika Serikat.
Usai pertemuan dengan Presiden, Bimo membenarkan bahwa ia telah menerima mandat untuk menjabat Dirjen Pajak. Ia menyatakan komitmennya untuk segera memulai pembenahan, terutama terkait sistem perpajakan.
"Saya belum bisa memberikan arahan target khusus, tapi niatnya memang untuk mempercepat akselerasi dari pembenahan dan penyempurnaan Coretax, soal target dan segala macam saya harus lapor kepada Ibu Menteri," ujar Bimo dikutip, Rabu (21/5).
Baca Juga: Bimo Wijayanto Ditunjuk Jadi Dirjen Pajak, Pelantikan Tunggu Arahan Menkeu
Bimo Wijayanto memiliki rekam jejak di bidang ekonomi, investasi, dan kebijakan publik. Ia gelar Sarjana Ekonomi dan Akuntan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Master of Business Administration dari University of Queensland, serta Doktor Ekonomi dari University of Canberra, Australia.
Selama studi doktoralnya, ia bahkan memenangkan Hadi Soesastro Prize-Australia Awards dan melanjutkan penelitian post-doktoral di institusi riset terkemuka di Canberra dan Amerika Serikat.
Lihat Juga :